Sebuah penyelamatan di kota Aleppo timur (foto),
Serangan udara di wilayah yang dikuasai kelompok oposisi Suriah dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 100 orang. Hal itu terjadi pasca AS dan Rusia mengumumkan rencana gencatan senjata.

Serangan udara di sebuah pasar di Idlib telah membunuh hingga 60 orang, sementara sedikitnya 45 orang tewas ketika serangan udara terjadi di provinsi Aleppo, kata para aktivis oposisi.

Mereka mengatakan, serangan udara pada Sabtu (10/09) itu terjadi di kota Anadan dan Hreitan di dekat Aleppo, kota kedua terbesar di Suriah.

Gencatan senjata itu rencananya akan mulai digelar pada Senin (12/09) petang, yang akan disusul semacam tim koordinasi Rusia dan AS dalam memerangi kelompok-kelompok teroris, termasuk ISIS.

Berdasarkan kesepakatan itu, rezim Suriah akan mengakhiri misi tempur di daerah-daerah tertentu yang dikuasai oleh oposisi.

Turki dan Uni Eropa menyambut baik rencana ini, tetapi mereka memperingatkan bahwa masih dibutuhkan aksi lebih lanjut.

Skema tersebut akan membutuhkan kepatuhan baik dari rezim Basyar al-Assad maupun oposisi 'untuk memenuhi kewajiban mereka', kata Menlu John Kerry di Jenewa.

Pihak oposisi mengisyaratkan siap untuk mematuhi skema itu, katanya, dengan syarat pemerintah Assad 'menunjukkan kesungguhan'.

Sementara menurut Menlu Lavrov, Rusia telah menginformasikan kepada pemerintah Suriah tentang kesepakatan dan rezim Damaskus 'siap untuk mematuhinya'.

Turki mengatakan kesepakatan itu harus ditindaklanjuti upaya bantuan di tingkat awal, sementara kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini lebih melihat skema tersebut bisa membuka jalan bagi suatu transisi politik.

Adapun juru bicara kelompok oposisi Suriah mengatakan rencana itu memberikan harapan, tetapi mereka menginginkan langkah lebih detil tentang bagaimana kesepakatan akan ditindaklanjuti.

Di ibukota Suriah, Damaskus, pemerintah mendukung kesepakatan itu, demikian laporan kantor berita Sana.
Belum ada reaksi resmi dari Iran, yang selama ini mendukung Basyar al-Assad. (BBC Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.