Residivis kriminal membakar masjid saat hari raya (foto),
Seorang residivis, yang dikenal anti-Islam dalam pernyataannya di internet, mengaku bertanggung jawab atas pembakaran sebuah masjid di Florida, Amerika Serikat, saat malam takbiran Idul Adha lalu.

Menurut polisi, setelah tersangka Joseph Michael Schreiber ditangkap pada Rabu (14/9), ia langsung mengaku telah membakar masjid yang juga Islamic Center Fort Pierce, pada hari Minggu, tepat 15 tahun serangan 11/9.

Joseph Michael Schreiber, seorang Yahudi berusia 32 tahun, mengatakan kepada penyidik bahwa dirinya tidak bermaksud menyakiti siapa pun. Dimana tidak ada yang terluka dalam kebakaran itu.

Pelaku diketahui pernah 2x mendekam di penjara dalam dua kasus kriminal pencurian,
dan kembali ditangkap tanpa perlawanan oleh polisi untuk kasus serangan masjid.

Akibatnya, ia mungkin dituntut dengan dakwaan penyerangan (pembakaran) berdasarkan motif kebencian yang maksimal dikenai kurungan penjara hingga 30 tahun.

Hakim di wilayah St Lucie County, Philip Yacucci, memerintahkan Schreiber ditahan tanpa jaminan, untuk mencegah ancaman yang dapat ditimbulkan di masyarakat.

Di media sosial, Schreiber pernah membuat postingan anti-Islam. Juli lalu, di Facebooknya ia menyatakan bahwa "Semua Muslim adalah radikal" dan mereka harus diperlakukan seperti teroris dan penjahat.

"Jika Amerika benar-benar menginginkan perdamaian, keamanan serta mencari kebahagiaan, maka harus menganggap semua perwujudan (ajaran) Islam sebagai radikal.... 'ALL ISLAM IS RADICAL', (mereka) harus dianggap seperti teroris dan kriminal, dan semua yang terlibat dalam tindakan tersebut harus dinyatakan melakukan kejahatan perang, hingga (akhirnya) hukum dan ketertiban ditegakkan di negara bebas yang indah ini", tulisnya.

Di kalangan Yahudi, pelaku tidaklah dikenal sebagai seorang penganut yang terlalu taat.

Menurut Rabbi Bruce Benson, musim semi lalu Schreiber hadir di sinagog selama satu bulan dalam rangka mempelajari Taurat.

Tetapi hanya sedikit pengaruh yang tersisa darinya, meski saat itu ia belum menunjukkan tanda-tanda akan melakukan kekerasan di masa medatang. (Associated Press/ToI)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.