Peta yang dirilis Jaisyul Fath (foto),
Pejuang oposisi Sunni terus membuat kemajuan signifikan dalam pertempuran di provinsi Hama bagian utara selama beberapa hari ini.

Medio pro-oposisi, Orient-news, melaporkan bahwa pejuang berhasil menewaskan puluhan tentara rezim Assad, Syabihah dan milisi Syi'ah asing.

Mereka juga mengambil alih berbagai checkpoint militer milik tentara rezim, menghancurkan tank, merebut cukup besar sejumlah amunisi dan persenjataan militer yang ditinggalkan saat milisi Syi'ah melarikan diri dari posnya.

"Selama pertempuran sengit 24 jam terakhir, pejuang oposisi menewaskan puluhan 'teroris Assad' dan sekutunya dari tentara bayaran Syi'ah, menguasai desa Khafsin, chekpoint al-Khazzan dan al-Sa'ado, lalu pos di Sheleka dan tempat pemeriksaan di dekat desa al-Kebariyya", kata koresponden Orient-news, menggunakan istilah 'teroris' untuk menyebut loyalis Basyar al-Assad.

Sejumlah kendaraan militer yang dirampas terdiri dari berbagai jenis, termasuk BMP, mobil angkut personil dan truk bermuatan penuh amunisi.

Sementara jumlah alat tempur militer seperti tank dan lapis baja yang dihancurkan mencapai 20 buah, menurut aktivis lokal, namun klaim ini belum bisa dikonfirmasi secara independen.

Keterangan serupa juga dilaporkan oleh kelompok pemantau SOHR, bahkan disebutkan bahwa pejuang gabungan berhasil meraih kemenangan di 42 titik berbeda.

SOHR juga mencatat adanya serangan udara di beberapa titik yang telah direbut dari rezim Assad, namun tidak ada hasil berarti yang dicapai.

Kemenangan pejuang Sunni di Hama datang tak lama setelah Ulama pembina Jaisyul Fath, Dr. Abdullah al-Muhaisini mengumumkan pembagian 2 kekuatan dari kelompok Islamis itu, yang pertama pasukan untuk membuka pengepungan Aleppo dan yang kedua di Hama.

"Hama adalah kuburan bagi 'teroris Assad' di masa lalu dan juga akan terjadi demikian dalam beberapa hari mendatang", kata Syaikh al-Muhaisini.

Di sisi lain, militer pemerintah Assad dan sekutunya telah mengirim tambahan pasukan dari sekitar Damaskus ke front Hama untuk melawan oposisi.

Sebelum serbuan terbaru di awal pekan ini, sejak satu bulan lalu pejuang oposisi FSA dan kelompok jihadis independen Jundu al-Aqsa, telah merebut sekitar 5 kota kecil di Hama utara.

Yaitu Halfaya, Sauran, Kawkab, Tayibah al-Imam dan Ma'ardis. Dengan luas diperkirakan lebih dari 100 km persegi.

Ini adalah kondisi terbalik di saat rezim Assad mengumumkan operasi militer besar untuk merebut seluruh Aleppo dari oposisi.

Di Aleppo sendiri belum ada kemajuan berarti yang diperoleh Damaskus. Tarik ulur wilayah, seperti di kamp Handarat, masih terjadi dengan pejuang Sunni lokal.

Sedangkan serangan udara dan altileri justru lebih banyak membunuh warga sipil di Aleppo timur. (Orient-news/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.