Gambaran jet tempur AS (foto),
Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) melaporkan bahwa jet tempur koalisi pimpinan AS telah mengebom tentara Assad.

Sumber-sumber dalam militer rezim Suriah di bandara militer Deir Zour menyatakan jumlah tentara yang tewas akibat pengeboman itu meningkat menjadi 83 orang, sementara tak kurang dari 120 lainnya terluka.

Jumlah tewas kemungkinan akan terus bertambah karena banyaknya tentara rezim Assad yang cedera parah.

Pengeboman koalisi menyasar brigade artileri dan rudal di gunung al-Tharda, lokasi front pertempuran antara militer Assad dan ISIS di kota Deir Zour.

Militan ISIS berhasil mengambil kontrol markas brigade artileri di dekat bandara militer pasca serangan besar-besaran itu dan setelah ditarik mundurnya pasukan rezim.

Pihak Rusia dan rezim Suriah mengatakan bahwa serangan udara pada Sabtu (17/9) dilakukan oleh dua pesawat F-16 dan dua A-10s, seperti diungkap jubir kementerian pertahanan Moskow, Mayor Jenderal Igor Konashenkov.

Konashenkov tidak merincikan identitas asal negara pesawat penyerang, hanya menyebutnya merupakan bagian dari koalisi internasional pimpinan AS.

"Jika serangan udara ini adalah bentuk dari kesalahan penargetan, (maka) itu adalah konsekuensi langsung pihak AS yang bersikeras tidak mau mengkoordinasikan dengan Rusia atas serangan pada kelompok teroris di wilayah Suriah", kata kementerian pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Para pejabat AS mengakui jika serangan koalisi terhadap ISIS di Suriah mungkin telah mengenai posisi militer rezim Assad.

"Pasukan koalisi percaya bahwa mereka sedang mengebom posisi Daesh (ISIS)", kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.

"Serangan udara koalisi segera dihentikan ketika pejabat koalisi diberitahu oleh pejabat Rusia bahwa personil dan kendaraan yang ditargetkan merupakan bagian dari militer Suriah", lanjut pernyataan.

Baru-baru ini Rusia dan AS menyepakati gencatan senjata di Suriah yang mulai berlaku pada hari Senin (12/9), namun ada puluhan dugaan pelanggaran dan serangan udara. (SOHR/Al-Jazeera)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.