Aparat keamanan Turki (foto),
Kepolisian Turki menahan 20 orang terduga anggota kelompok militan ISIS di provinsi selatan Adana.

Kantor berita Dogan melaporkan penangkapan pada Kamis (4/8) itu dilakukan polisi anti-teror dengan bantuan helikopter, serta penggerebekan di 22 alamat di Adana, setelah mendapat informasi bahwa ISIS sedang merencanakan serangan.

Di antara yang ditangkap adalah tokoh senior ISIS, dan saat ini dibawa ke markas besar kepolisian Adana untuk ditanyai.

Presiden Turki Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan bahwa militan ISIS dari negara bekas Uni Soviet bertanggung jawab atas serangan di bandara internasional di Istanbul pada Juni, yang menewaskan 45 orang. Pasca serangan tersebut, otoritas Turki telah menangkap puluhan orang yang diduga bertanggung jawab.

ISIS mengontrol wilayah utara Suriah yang berbatasan dengan perbatasan Turki di timur Adana.

Adana sendiri berlokasi di dekat Pangkalan Udara Incirlik, yang digunakan sebagai pangkalan udara untuk melancarkan serangan terhadap ISIS.

Saat menggerebek salah satu alamat di distrik Seyhan, Adana, Polisi menyita beberapa dokumen maupun file digital dari para tersangka, juga sejumlah besar amunisi, ungkap sumber pejabat anonim karena pembatasan komentar pada media.

Perburuan sedang dilakukan untuk menangkap sisa lima tersangka lainnya, sumber tersebut menambahkan.

Lebih dari 100 tersangka teroris ISIS ditangkap Turki sepanjang bulan Juni, menurut angka yang diperoleh dari catatan penegak hukum.

ISIS sendiri mulai melakukan berbagai serangan bom bunuh diri di Turki sejak 2015. (CNN Indonesia/Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.