Biru: Lokasi pertempuran pabrik semen (foto),
Pertempuran sengit terjadi di 2 sektor kota Aleppo pada hari Minggu, ketika oposisi menyerang dua posisi militer rezim Assad dan milisi Syi'ah di sisi barat dan barat daya kota.

Pejuang Ahrar Syam meledakkan bom mobil saat membuka serangan ke distrik Jamiatul Zahraa, yang terdiri dari sebuah pangkalan militer dan distrik perumahan.

Pada hari yang sama, tentara rezim Assad dan milisi Syi'ah menyatakan merebut sejumlah bangunan di area apartemen 1070, namun kelompok Islamis Jabhah Fathu Syam dilaporkan berhasil merebutnya kembali.

Di sisi lain, gabungan pejuang Sunni juga melakukan serangan ke posisi militer rezim dan milisi Syi'ah di pabrik semen, tepat di tenggara distrik Ramusah yang telah dikuasai oposisi sebagai jalur suplai baru ke kota Aleppo timur.

Pertempuran di pabrik semen terus terjadi hingga Minggu malam waktu setempat, Jabhah Fathu Syam sempat mengklaim meraih kontrol penuh atas pabrik semen, meski klaim tersebut kemudian diralat.

Namun berbagai sumber menyatakan jika oposisi dan sekutunya merebut sebagian besar area pabrik semen, dimana pertempuran sengit tetap terjadi, atau tarik ulur kedua kubu.

Oposisi juga mengklaim berhasil menewaskan seorang komandan militan Syi'ah Hezbollah di lokasi ini. Dimana tembok pertahanan utama yang dijaga 'pasukan elit' Syi'ah telah dihancurkan pejuang Sunni.

Sementara sumber pro rezim Assad membantah jatuhnya pabrik semen dan mengklaim jika situasi di sana terkendali di tangan mereka.

Pejuang oposisi Sunni telah melancarkan serangan besar ke Aleppo untuk menembus blokade rezim dan sekutunya sejak 31 Juli lalu.

Pada tanggal 6 Agustus, mereka berhasil menjebol blokade tersebut, namun pertempuran di Aleppo dinyatakan tidak berakhir, karena oposisi mengincar pembebasan seluruh wilayah kota.

Sekitar 328 warga sipil tewas dalam waktu 2 minggi antara 31 Juli - 14 Agustus, sebagian besar korban sipil jatuh akibat serangan rezim Assad dan Rusia. (Reuters/FB/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.