Dr. Ahmad Zahid kepada wartawan (foto),
Sebanyak 68 warga negara Malaysia yang berada di luar negeri telah dicabut paspornya karena keterlibatan dengan kelompok teroris ISIS.

Wakil Perdana Menteri yang juga Mendagri Malaysia, Dr. Ahmad Zahid Hamidi mengatakan bahwa informasi intelijen telah mengkonfirmasi keterlibatan mereka dengan militan ultra ekstrimis itu.

"Mereka tidak lagi memiliki dokumen perjalanan sebagai warga negara Malaysia dan jika kembali ke negara kita, tindakan hukum sesuai Undang-Undang Imigrasi akan diterapkan pada mereka", kata Ahmad Zahid, seperti dikutip The Star, hari Minggu (7/8).

Paspor tersebut dibekukan sejak dua minggu lalu setelah Perdana Menteri Najib Razak memerintahkannya.

Sebelumnya, dalam sambutan acara itu, Dr. Ahmad Zahid telah memperingatkan bahwa mereka yang berhijrah meninggalkan tanah air untuk bergabung dengan ISIS, tidak layak lagi untuk kembali.

Ia juga menambahkan, tidak ada kompromi bagi yang mengkhianati negara dan bangsanya. Pemerintah Malaysia tak mau ada penjahat ideologi di negaranya.

"Kami tidak mengakui mereka", katanya.

Zahid menceritakan sebuah keluarga dari Shah Alam dan Ipoh yang telah berhijrah ke ISIS, dengan menjual semua harta benda serta membawa anak-anaknya.

"Tapi apa yang mereka lakukan sekarang adalah menjadi pembersih toilet dan penyapu jalan di sana (wilayah ISIS). Saya punya foto untuk membuktikannya", tambahnya.

Menurut Zahid, ia telah menerima informasi jika keluarga itu menyesal atas putusan mereka dan ingin kembali ke Malaysia. Namun terlambat, karena putusan pencabutan kewarganegaraan sudah ditetapkan.

"Tapi Kabinet telah memutuskan untuk membekukan paspor mereka", tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Zahid juga membahas tentang upaya pihak berwenang untuk terus mencari sisa 8 dari 10 granat dari kelompok teror yang melancarkan serangan di kawasan Lembah Klang baru-baru ini. (The Star)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.