Militer pro pemerintah Yaman (foto),
Pasukan Yaman yang didukung pesawat koalisi Arab dilaporkan telah membunuh sekitar 40 anggota al-Qaeda dalam pertempuran di Yaman timur pada hari Minggu.

Al-Qaeda Yaman atau AQAP berulang kali menarik diri dari Zinjibar dan Jaar, 2 kota terbesar di provinsi Abyan, namun kemudian kembali lagi ke sana.

Menurut gubernur Abyan, Muhammad al-Saidi, melalui sambungan telepon dari kota Jaar, tiga brigade pasukan pemerintah yang ambil bagian dalam operasi telah meraih "kontrol penuh dari kedua kota itu".

Saidi juga mengatakan ada 40 anggota AQAP yang tewas di kedua kota, sementara sisanya melarikan diri. Di pihak pemerintah, ada 3 tiga tentara yang tewas dan beberapa lainnya terluka.

"Kami bertemu dengan warga sipil maupun pejuang, keduanya senang bisa bebas dan berada di bawah kontrol pemerintah", kata gubernur itu.

Saksi mata menyebut, dalam pertempuran itu, seorang anggota AQAP melakukan serangan bom mobil untuk menyerang tentara di Zinjibar, namun tidak ada orang lain yang terluka.

AQAP selama ini dituduh memanfaat perang antara pemerintah Mansour Hadi dan pemberontak Syi'ah Houthi, untuk memperoleh banyak wilayah di pesisir pantai Yaman timur.

April lalu, pasukan pro Hadi dan koalisi pimpinan Arab Saudi mengusir AQAP dari ibukota provinsi Hadramaut, Mukalla.

Saat dikuasai AQAP, wilayah-wilayah ini menjadi cukup stabil dan berhasil berkembang menjadi miniatur negara dalam negara, dijalankan oleh kelompok yang masuk list teroris internasional tersebut.

Ada 3 pihak yang bertempur di Yaman, pemerintah yang diakui internasional, AQAP dan militan Syi'ah Houthi.

Perang Yaman sejak Maret 2015 diperkirakan telah membunuh lebih dari 6.500 orang (sekitar setengahnya adalah warga sipil), jumlah pengungsi lebih dari 2,5 juta dan menyebabkan masalah kemanusiaan di negara tersebut. (Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.