Al-Adnani (foto),
Salah satu petinggi dan rokoh paling menonjol dari kelompok ultra ekstrimis ISIS dilaporkan tewas di provinsi Aleppo, Suriah.

Dalam sebuah keterangan yang disebar kantor berita Amaq, afiliasi ISIS, bahwa juru bicara kelompok itu, Abu Muhammad al-Adnani, telah tewas.

Rilisan Amaq
ISIS menyebut al-Adnani "syahid" dalam keterlibatannya saat meninjau operasi menahan serangan ke wilayah mereka di Aleppo.

Adnani dikenal karena tantangan mubahalahnya (doa kebinasaan) dengan salah satu pengampu syar'i Jabhah Nushrah (sekarang Jabhah Fathu Syam), ketika awal mula pecah perang antara kelompok Islamis Sunni melawan ISIS yang dianggap Khawarij.

Berikut bunyi petikan doa al-Adnani saat menantang mubahalah kelompok lain di Suriah:

"Ya Allah bila Daulah (ISIS) ini adalah daulah Khawarij, maka hancurkanlah dan bunuhlah para pemimpinnya serta gugurkanlah panjinya serta berilah hidayah bala tentaranya kepada al-Haq.

Ya Allah bila ia itu Daulah Islam yang berhukum dengan Kitab-Mu dan Sunnah Nabi-Mu serta memerangi musuh-musuh-Mu, maka teguhkanlah, jayakanlah, menangkanlah dan berilah baginya tamkin di muka bumi, serta jadikanlah ia sebagai Khilafah ‘alaa minhaj an-nubuwwah.

Katakanlah: “Amiin” wahai kaum muslimin.

Ya Allah berilah hukuman kepada setiap orang yang memecah belah barisan mujahidin, mencerai-beraikan persatuan kaum muslimin, membuat bahagia orang-orang kafir, membuat dongkol kaum mu’minin serta memundurkan jihad bertahun-tahun ke belakang.

Ya Allah bongkarlah rahasianya, tampakkanlah niat buruknya, dan turunkanlah kepadanya kemurkaan-Mu dan Laknat-Mu, serta perlihatkanlah kepada kami keajaiban Qudrah-Mu.

Katakanlah wahai kaum muslimin: “Amiin”....."

Doa ini kerap di-copy paste para pendukung ISIS di seluruh dunia untuk menantang Muslim yang menentang ISIS.

Selain mubahalah, nama al-Adnani kembali mengundang kontroversi ketika mengeluarkan pernyataan mengkafirkan (takfir) siapa saja yang memerangi ISIS dan merebut wilayahnya.

Hal ini kemudian mendapat kecaman tokoh spiritual kalangan Jihadis, Abu Muhammad al-Maqdisi.

Di barat, al-Adnani dikenal karena menyerukan serangan teror "Lone Wolf" oleh para pendukung ISIS. Sementara AS menyediakan hadiah USD 5 juta untuk kepalanya.

Menurut Hisyam al-Hasyimi, seorang analis ISIS, al-Adnani terluka akibat serangan koalisi pimpinan AS pada 17 Agustus di utara Aleppo, front pertempuran dengan Turki dan milisi SDF yang didukung AS.

Ia tewas karena luka tersebut pada hari Senin. Kematian al-Adnani terjadi pada saat IS menderita kemunduran dan kekalahan beruntun di Suriah dan Irak.

Al-Adnani lahir sebagai Taha Sobhi Falaha, di Binnish, Idlib, wilayah utara Suriah pada tahun 1977. Dianggap sebagai orang terpenting nomor 2 setelah al-Baghdadi.

Beberapa tokoh penting ISIS lainnya juga telah tewas, seperti panglima perang Abu Umar Syisyani. Lalu Abu Wahib, tokoh dalam video penyembelihan awal, dan Abdul Rahman Mustafa al-Qaduli. (BBC/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.