Kegembiraan pendukung Assad di Aleppo barat yang sekuler (foto Twitter)
Beberapa jam setelah pejuang oposisi merebut kendali jalan Ramusah dan menembus pengepungan atas Aleppo timur, wilayah barat Aleppo yang dikontrol rezim Assad langsung mengalami lonjakan harga sayuran dan kebutuhan.

Kelompok pemantau SOHR melaporkan dari sumber terpercaya, bahwa telah tejadi kenaikan tajam harga bahan sayur-mayur di Aleppo barat.

Hal ini terjadi tak lama setelah jalan Ramusah, yang menjadi jalur suplai ke kota rezim, diambil alih oleh pejuang Sunni.

Harga-harga tumbuhan konsumsi ini melonjak hingga 4 kali lipat, pasar-pasar juga mengalami kekurangan stok bahan pangan dan sayuran.

Sehingga memunculkan kekhawatiran, jika daerah ini akan menjadi seperti kota Deir Zour yang dikuasai Assad, dimana kota dikepung oleh ISIS.

Kondisi ini berbalik 180 derajat dari akhir Juli lalu, ketika sebagian penduduk Aleppo barat ikut bersuka cita atas kemenangan pasukan rezim dan milisi Syi'ah dalam memutus jalan Castello, jalur suplai tunggal ke Aleppo timur oposisi.

Belum ada kabar mobil bantuan yang memasuki Aleppo barat, karena jalur yang masih terbuka ke kawasan itu adalah jalan militer dan tidak aman bagi warga sipil atau kendaraan bantuan.

Pihak oposisi sendiri telah membuat pengumuman bahwa warga sipil yang melarikan diri ke wilayah mereka akan dijamin keselamatannya.

Sementara perluasan serangan untuk merebut daerah-daerah yang masih dikontrol Assad di sekitar kota Aleppo terus digulirkan oleh kelompok oposisi. (SOHR/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.