Kehidupan warga kota pulih dengan cepat (foto),
Pejuang Ahlusunnah Suriah yang tergabung dalam FSA berhasil merebut kota Jarablus dalam waktu singkat dari tangan kelompok ultra ekstrimis ISIS pada hari Rabu (24/8) lalu.

Operasi yang disebut "Euphrate Shields" itu dilancarkan dari wilayah Turki dan didukung tentaranya, ditambah jet-jet koalisi pimpinan AS yang ikut melakukan serangan pada target "musuh bersama".

Tak ada kerusakan berarti pada kota setelah ISIS dipukul mundur, sehingga FSA memasukinya, meski demikian puluhan warga sipil dilaporkan ikut terbunuh akibat operasi itu.

Sekitar 2 hari setelah direbutnya Jarablus, warga sipil mulai terlihat beraktivitas dengan keluar ke jalan-jalan.

Dalam video yang dirilis pejuang Failaqusy Syam, jalanan dan tempat perbelanjaan telah ramai oleh masyarakat setempat yang telah kembali ke kotanya dan beraktivitas.

Sementara sebuah video lain menunjukkan pidato seorang komandan FSA dari Firqah Hamzah yang disambut gembira oleh ratusan warga sipil kota.

Dalam proses normalisasi, FSA juga akan melakukan penyisiran di berbagai kawasan untuk membersihkan sisa bahan peledak atau ranjau yang ditanam ISIS.

Kapten Abdunnaser Jalal, komandan Firqah Hamzah, kepada Anadolu Agency mengatakan bahwa tantangan paling serius yang dihadapi setelah merebut kota dari ISIS adalah bahan peledak yang ditanam teroris di jalan-jalan maupun rumah-rumah.

Ia menegaskan, FSA akan membersihkan ancaman tersebut agar warga yang terusir bisa kembali ke rumah mereka dengan aman.

Selain itu, kepada warga Jarablus, Turki berjanji memberikan bantuan kemanusiaan, memperbaiki pabrik roti dan sumur, maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Sedangkan untuk keamanan, FSA menempatkan barikade militer di jalur masuk kota, sehingga mencegah penyusupan ISIS maupun ancaman militan lainnya.

Hal serupa juga diungkap oleh komandan kelompok FSA lainnya dari Jaisyul Tahrir, Muhammad al-Ghabi, terkait upaya untuk mengembalikan kehidupan normal kepada warga. Termasuk pembentukan mahkamah yang mengatur ketertiban sipil.

FSA akan memperluas pembebasan wilayah-wilayah lain di provinsi Aleppo bagian utara yang masih diduduki ISIS.

ISIS Aleppo utara dilaporkan memperkuat pertahanannya di kota al-Bab.

Di kawasan ini, FSA yang didukung Turki tengah berlomba dengan milisi SDF yang didominasi kelompok YPG Kurdi dalam merebut wilayah ISIS.

Bentrokan dan perang urat syaraf sempat terjadi antara FSA dan Turki vs milisi SDF di sekitar Jarablus dan Manbij, yang kemudian merembet ke kota Mare'a. (Anadolu Agency/LiveUMap/rslh)

Berikut beberapa foto anak-anak di Jarablus setelah bebas dari kontrol ISIS:




Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.