Korban bom bunuh diri ISIS adalah pejuang Sunni, sipil dan tentara Turki (foto),
Kelompok ultra ekstrimis ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri mematikan yang membunuh 32 pejuang Sunni di kota Atmah, Idlib, dekat perbatasan Turki.

Klaim ini disampaikan oleh ISIS pada hari Senin (15/8) melalui kantor media Amaq, corong propaganda dan berita kelompok tersebut.

"Seorang pejuang Daulah (ISIS) meledakkan sabuk peledaknya (bom bunuh diri) di suatu kumpulan anggota FSA di kota Atmah, Idlib, dekat perbatasan (dengan Turki), menewaskan sekitar 50 orang dari mereka", kutip Amaq, seperti dimuat oleh Orient-news.

Dalam pernyataannya itu, ISIS menuduh pejuang Sunni yang disasar sebagai "shahawat" (pengkhianat) dan "murtad" (keluar dari Islam), serta antek AS.

Pada Minggu (14/8), seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dalam bus dekat pintu masuk kamp pengungsian di sekitar kawasan perbatasan, tak jauh dari kantor polisi Atmah.

Ambulans segera mengevakusi atau menyelamatkan korban yang masih hidup. Kelompok pemantau SOHR menyebut ada 32 anggota pejuang FSA yang terbunuh.

Jumlah ini dapat terus meningkat mengingat masih terdapat korban yang menderita luka parah.

Sebagian besar korban berasal dari faksi pejuang oposisi yang menjalankan tugas kemanusiaan di perbatasan, yaitu Failaqusy Syam, dan Nuruddin Zenki. (Sumber lain menyatakan jika para pejuang bertugas di kota Azaz, Aleppo utara, dan harus menyeberang dari Idlib lewat wilayah Turki)

Laporan sebelumnya menyebut adanya korban dari kalangan warga sipil pengungsi dan tentara Turki.

Ini bukan pertama kalinya pejuang oposisi Sunni menjadi target serangan bom bunuh diri mematikan di dekat perbatasan.

Pintu perbatasan Babul Salama dan Babul Hawa juga pernah dihantam serangan serupa dan menyebabkan terbunuhnya puluhan warga sipil.

Serangan ISIS ini mendapat kecaman keras para netizen yang mendukung pejuang Suriah dalam melawan rezim Assad.

Menurut mereka, ISIS adalah takfiri Khawarij (Anjing-Anjing neraka) yang menikam dari belakang perjuangan Ahlusunnah Suriah dengan vonis takfir yang tidak masuk akal dan bodoh.

Di lain sisi, sebelum muncul klaim dari media ISIS, beberapa netizen pendukung ISIS menuduh kelompok Kurdi yang melakukan bom bunuh diri. (Orient-news/Amaq/rslh)

Klaim media Amaq:
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.