Foto SOHR,
Ledakan bom mengguncang sebuah rumah sakit bersalin di provinsi Idlib, Suriah pada Jum'at (29/7).

Merupakan satu-satunya rumah sakit bagi ibu dan bayi di Kafr Takharim.

Kabar tersebut diungkapkan Save The Children, LSM yang mendukung pembangunan rumah sakit tersebut.

Melalui akun Twitter-nya @SaveUKNews, organisasi non-pemerintah yang berbasis di London ini menyatakan terdapat korban jiwa akibat ledakan bom tersebut.

"Save the Children berduka dan mengutuk serangan terhadap rumah sakit bersalin mitra kami di #Idlib #Syria", ungkap akun Twitter LSM ini.

"Mitra kami mengkonfirmasi ada 2 orang terbunuh dan beberapa lainnya terluka akibat pengeboman ke Rumah Sakit", lanjut @SaveUKNews.
Inkubator bayi juga kena dampak ledakan
Juru bicara Save The Children, Emma Pomfret kepada CNN mengungkapkan ledakan bom menghantam pintu masuk rumah sakit, yang melayani 1.300 wanita setiap bulannya dan membantu lebih dari 300 persalinan pada bulan lalu itu.

Sementara kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) melaporkan bahwa satu-satunya rumah sakit bersalin di kota Kafar Takharim itu rusak berat akibat serangan udara.

Bom tak hanya menghantam rumah sakit tetapi juga menghancurkan bangunan kelompok pertahanan sipil.

SOHR belum dapat memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab atas serangan terlarang tersebut. Meski selama ini provinsi Idlib yang dikuasai kelompok oposisi, merupakan target utama serangan udara rezim Assad atau Rusia.

SOHR juga melaporkan terjadi serangan udara di wilayah Salqin, Idlib, membunuh 5 orang warga sipil (termasuk wanita dan anak-anak), sedangkan 25 lainnya terluka.

Di daerah Atarib, Aleppo, 18 orang terbunuh, termasuk 8 perempuan dan 3 anak-anak akibat serangan udara. (CNN Indonesia/SOHR/SaveTheChildren)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.