Ilustrasi ledakan besar dari bawah (foto),
Sebuah ledakan dahsyat mengguncang gedung markas militer pro rezim Assad pada hari Kamis (21/7) di front Kallasa, kota Aleppo barat yang dikuasai Assad dan pendukungnya.

Pejuang oposisi menggali terowongan bawah tanah mengarah ke sebuah gedung pusat perdagangan di Aleppo barat yang telah dialihfungsikan menjadi markas militer.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang komandan kelompok koalisi Fathu Halab berdiri di terowongan saat sebelum diledakkan.

"Hari-hari berikutnya akan disaksikan perkembangan militer besar. Kami akan mengubah (arah) percaturan dengan para teroris Assad. Menjadi titik balik permainan. Terowongan ini merupakan satu dari banyak strategi yang harus diteruskan oleh para pejuang yang pemberani. Keteguhan kita melawan teroris Assad dan milisi bayarannya tercatat oleh sejarah. Aleppo tidak akan pernah berada di bawah pengepungan Assad", ujar komandan itu.

Gambar ledakan yang beredar di media sosial
Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, SOHR, jumlah tentara rezim Assad dan milisinya yang tewas dalam ledakan ini terus melonjak hingga 38 orang.

Angka ini mengalami peningkatan dari sebelumnya, termasuk jumlah anggota militer yang terluka. Beberapa orang berhasil diselamatkan, namun banyak yang ditemukan telah menjadi mayat di bawah reruntuhan.

Ledakan dahsyat telah menghancurkan gedung tersebut. Beberapa yang tewas termasuk perwira militer yang bertugas di gedung itu.

Pertempuran tetap tinggi di sekitar kota Aleppo. Rezim Assad dibantu milisi Syi'ah asing, ingin memutus satu-satunya jalur suplai ke Aleppo timur yang dikuasai oposisi dengan meningkatkan serangan ke wilayah-wilayah dekat jalan Castello. Serangan udara juga terus dilancarkan.

Namun daerah kamp Handarat dilaporkan kembali berhasil direbut oleh oposisi.

Sementara pejuang oposisi Suriah juga berupaya memotong sebuah jalur suplai ke Aleppo barat yang diduduki rezim. (SOHR/Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.