Evakuasi korban (foto),
Delapan belas warga sipil gugur dan 30 lain terluka pada Kamis malam ketika pesawat tempur Rusia mengebom kota oposisi Idlib, barat laut Suriah.

Laporan tersebut diungkapkan oleh kelompok pertahanan sipil Suriah.

Berbicara tentang kondisi anonimitas atas alasan keselamatan, sumber-sumber tersebut kepada Anadolu Agency menyatakan bahwa pesawat tempur Rusia secara total telah melakukan 12 serangan udara di kota.

Kawasan pemukiman kota mengalami kerusakan parah, sementara korban luka dibawa ke rumah sakit lapangan terdekat.

Ratusan warga Idlib juga mengungsi dari kotanya menuju daerah lain yang lebih aman karena serangan udara Rusia yang terus berlangsung.

Serangan terjadi di berbagai kota provinsi ini selain kota Idlib, diantaranya kota Jisr Syughur, Saraqib, Ma'arat Nu'man, Ariha, Binish, Misrin dan lain-lain.

Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, SOHR, sebanyak 15 warga sipil terbunuh di dekat kota Ma'arat Nu'man pada hari Kamis oleh serangan udara rezim Assad.

Seorang dokter Suriah yang bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan MMS Indonesia, dr. Abu Mushab, melaporkan kawasan tempat tinggalnya di Idlib juga terkena serangan.

Sebuah rudal menghantam tak jauh dari rumahnya. Kuatnya ledakan bom menyebabkan lepasnya sirine Ambulans yang didonasikan oleh donatur Indonesia.

Dr. Abu Mushab dan keluarga telah mengungsi ke kantor MMS di Suriah yang terletak di kamp pengungsian. (Anadolu Agency/Orient-news/SOHR/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.