Asap raksasa membumbung di markas Assad (foto),
Sebuah gempuran besar diluncurkan oleh semua faksi pejuang Sunni untuk membongkar pengepungan rezim Assad dan milisi Syi'ah atas kota Aleppo timur (old Aleppo).

Dua koalisi besar, Jaisyul Fath dan Fathu Halab terlibat dalam operasi ini. Kedua koalisi dilaporkan telah meluncurkan operasi menembus pengepungan dengan mengerahkan sumber daya yang dimiliki dari arah kota Aleppo barat maupun di jalan Castello.

Sebuah serangan mematikan dilancarkan oleh Jabhah Fathu Syam (bekas Jabhah Nushrah). Di bawah koalisi Jaisyul Fath, dua buah bom berani mati atau 'amaliyah isytihadiyah' menghantam pusat militer pro Assad.

"Jaisyul Fath menargetkan lokasi 'kumpulan teroris' Assad dan milisi sekutunya, di sebuah sekolah dekat dataran tinggi Ma'tah, menggunakan dua bom mobil sehingga menewaskan puluhan teroris Assad dan melukai banyak lainnya", ungkap media pro oposisi, Orient-news, menyebut loyalis Assad sebagai teroris.

Bom berani mati adalah serangan andalan kelompok Jabhah Fathu Syam. Dimana supir/pengendara yang siap mati, mengemudikan kendaraan penuh muatan bahan peledak untuk diantarkan tepat ke posisi lawan.

Meski masih jadi kontroversi di dunia Islam, namun karena dikontrol langsung oleh manusia, serangan ini memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi daripada rudal canggih jarak jauh yang kerap meleset atau salah penguncian target (dari intelijen darat).

Bagi kalangan jihadis, bom berani mati sering disebut sebagai 'amalan mencari syahid', karena memiliki resiko kematian 99,99% bagi eksekutornya (pernah ada laporan pengemudi berhasil selamat, setelah keluar dari mobil sebelum diledakkan).

Laporan terbaru, sekolah al-Hikmah yang jadi pusat militer telah direbut oleh Jaisyul Fath. Sekolah ini dianggap sebagai pusat militan Syi'ah asing dari kelompok teroris Hezbollah maupun tentara Garda Revolusi Iran.

Lokasi tersebut menjadi titik keberangkatan para milisi Syi'ah sebelum melancarkan serangan ke wilayah oposisi Sunni.


"Pejuang oposisi mampu mematahkan garis pertahanan para teroris Assad. Mereka juga mampu menetralkan titik-titik strategis di al-Mahabba dan dataran tinggi Uhud, Aleppo selatan, di tengah serangan berat pesawat tempur Assad", tulis Orient-news.

Sebelumnya, Jaisyul Fath menyatakan bahwa persiapan operasi menembus blokade Assad terhadap kota Aleppo timur telah disiapkan sejak 20 hari lalu.

"Setelah rezim Assad memutus jalan Catello, yang merupakan satu-satunya jalur bagi bantuan kemanusiaan, kebutuhan dasar, dan medis. Jaisyul Fath mulai memikirkan rencana alternatif (untuk) menembus pengepungan pada saudara-saudara kita di Aleppo", ujar Abu Yusuf al-Muhajir, juru bicara Ahrar Syam.

Serangan juga dilancarkan di wilayah jalan Castello oleh pejuang Sunni FSA menyasar kendaraan-kendaraan militer rezim.

Selain menewaskan tentara Assad dan milisi Syi'ah, rangkaian operasi di Aleppo telah menghancurkan berbagai peralatan militer dan kendaraan lapis baja. (Orient-news/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.