3 orang yang dipercaya bomber bandara Ataturk (foto Reuters/cctv),
Menurut sumber pejabat Turki, tiga orang yang melakukan serangan mematikan hari Selasa (28/6) di bandara Ataturk Istanbul berasal dari wilayah bekas pecahan Uni Soviet.

Satu orang disebut-sebut berasal dari wilayah di Kaukasus Utara, Rusia, sementara 2 lainnya adalah warga Uzbekistan dan Kirgistan.

Turki yakin jika ISIS berada di balik serangan penembakan yang disusul aksi bom bunuh diri itu, sehingga menewaskan 44 orang dan melukai sekitar 240 orang.

Pada hari kamis, polisi telah menahan sedikitnya 13 tersangka di Istanbul, serta beberapa lainnya di wilayah Izmir.

Sebuah gambar dari media Turki menunjukkan tiga orang tengah berjalan bersama di bandara saat sebelum serangan, mereka dipercaya sebagai pelaku serangan.

Satu orang mengenakan jaket gelap dan membawa tas tangan. Dua lainnya mengenakan topi, dimana satu orang tampak tersenyum.

Seorang pejabat Turki yang tidak mau disebutkan namanya mengkonfirmasi asal negara para pelaku serangan bunuh diri setelah muncul laporan-laporan dari media Turki.

Beberapa kantor berita menyebut jika nama salah satu pelaku adalah Osman Vadinov, yang juga dikatakan telah masuk ke Turki dari Raqqah (dikuasai ISIS), Suriah, pada tahun 2015.

Namun laporan jika Vadinov berasal dari Chechnya ditolak oleh sumber polisi dari daerah Kaukasus Utara, seperti diungkap kantor berita Rusia Interfax.

Otak serangan bunuh diri itu menurut media Turki adalah Akhmed Chatayev, yang juga berasal dari wilayah Chechnya, Rusia.

Ia diyakini merupakan bagian perekrut dalam kelompok teroris ISIS dan telah masuk daftar hitam teroris Amerika Serikat. Keberadaannya masih belum jelas. (BBC)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.