Helikopter Assad jatuhkan bom Birmil yang terlarang (foto),
Pejuang oposisi di kota Daraya sekali lagi sukses menghadang serbuan pasukan rezim Assad yang didukung oleh milisi Syi'ah dan Syabihah.

Militer Assad berupaya menyerbu ke dalam kota terkepung Daraya di Ghouta barat, pinggiran Damaskus, serangan rezim juga disertai bom Birmil (barrel) yang dilempar dari helikopter.

Sarya Abu Ubaida, juru bicara Liwa Syuhada al-Islam, kelompok oposisi terpenting yang berada di Daraya, kepada media Orient-news menyatakan bahwa setidaknya ada "10 teroris pro-Assad dan milisi Syi'ah" yang tewas, ditambah beberapa lainnya terluka.

Serangan militer rezim yang didukung oleh Tank dan kendaraan penyapu ranjau itu dihadang oleh pejuang oposisi ketika mereka berusaha menyerbu kota dari sisi barat.

Bala pasukan besar dikerahkan ke sisi barat daya kota, termasuk milisi Syi'ah dan pasukan bayaran Syabihah.

Setelah sempat absen beberapa waktu, helikopter kembali menjatuhkan lebih dari 24 bom Birmil ke kota, ditambah pemboman dengan rudal, altileri dan mortir.

Aktivis lokal melaporkan terjadinya kobaran api di masjid Mustafa di pusat Daraya setelah serangan udara, menyebabkan sejumlah warga sipil yang shalat di sana menjadi korban.

Serangan ini dianggap oposisi sebagai pelanggaran gencatan senjata selama 72 jam yang diperintahkan Rusia pada rezim.

Kabar serangan rezim ke Daraya ini terjadi hampir bersamaan dengan kabar akan diizinkannya konvoi bantuan PBB ke kota itu oleh pemerintah Assad.

Pertempuran juga terjadi di seluruh Suriah
Kelompok pejuang oposisi mengumumkan pembebasan desa al-Qarrasi dan merebut kembali kontrol seluruh posisi di sekitar al-Humeira, pinggiran Aleppo selatan.

Wilayah itu sempat dikuasai bala pasukan pro Assad, setelah pertempuran berat yang didukung serangan udara Rusia, tentara Iran, beserta milisi Syi'ah asing bayaran dari Afghanistan dan Irak.

Sumber oposisi mengklaim pertempuran telah menewaskan puluhan milisi Syi'ah dan tertangkapnya 5 militan. Selain itu, oposisi juga menghancurkan sebuah Tank dan beberapa peralatan militer lainnya.

Di dekat ibukota Damaskus, pejuang oposisi mengumumkan pembunuhan beberapa pasukan Assad dan melukai lainnya, setelah mereka berusaha menggempur kota Jisrin di pinggiran timur Damaskus.

Warga sipil menjadi korban serangan udara
Serangan rezim dan sekutunya terus terjadi di provinsi Aleppo. Sebuah rudal menghantam kawasan Bustan al-Qasr, Aleppo, membunuh 3 warga sipil, salah satunya adalah balita.

Seorang wanita dilaporkan meninggal, bersama sejumlah warga sipil yang terluka akibat penargetan pemerintah Assad ke daerah pemukiman Hanano di kota Aleppo timur.

Bangunan markas tim Pertahanan Sipil di pemukiman Kafr Halab, pinggiran barat Aleppo, juga mendapat 3 serangan udara dan melukai 3 orang.

Serangan udara terus menyasar satu-satunya jalur ke kota Aleppo timur yang dikuasai oposisi. Jet tempur Rusia dilaporkan menyerang jalan Castillo.

Di kota Ma'arat al-Artiq, pinggiran utara Aleppo, 2 orang terluka parah oleh serangan udara.

Di timur provinsi Idlib, seorang anak dan neneknya dilaporkan terbunuh setelah serangan udara menghantam daerah pemukiman di kota Ma'arat Nu'man. (Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.