Ilustrasi kerusakan di Yaman (foto),
Arab Saudi menolak laporan PBB yang menuduh koalisi militernya di Yaman telah melakukan berbagai pelanggaran. Saudi menyebut jika laporan itu didasarkan pada informasi dari pihak lawan.

Pada hari Kamis (2/6), Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, juga memasukkan koalisi militer pimpinan Saudi dalam daftar hitam tahunan para pelaku pelanggaran.

Daftar itu berisi negara-negara maupun kelompok bersenjata yang melanggar hak-hak anak dalam konflik. Termasuk serangan udara yang menyebabkan sebagian besar kematian anak saat perang.

Selain koalisi Saudi, pemberontak Syi'ah Houthi dan loyalis mantan diktator presiden Abdullah Saleh, telah lebih dulu rutin masuk daftar hitam sepanjang lima tahun terakhir.

Namun hal itu ditolak pihak koalisi Saudi. Juru bicara koalisi, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri mengatakan kepada kantor berita Reuters, hari Minggu (5/6), bahwa laporan PBB itu tidak mengacu informasi berimbang dari pihak koalisi dan pemerintah sah Yaman.

Asseri juga mengkritik laporan kelompok HAM internasional yang menyalahkan koalisi atas kematian warga sipil sebagai hasil penyelidikan yang tidak memadai.

Berbagai lembaga HAM mengklaim jika laporannya didasarkan pada kesaksian saksi mata dan dalam beberapa kasus telah melakukan pengecekan langsung di lapangan lokasi serangan udara. Termasuk penggunaan bom cluster.

Selain sorotan pada koalisi, perwakilan PBB, Human Rights Watch (HRW), Amnesty International dan lembaga pemantau lainnya juga mengecam pelanggaran oleh miltan Houthi.

Pemberontak Syi'ah bekingan Iran itu digambarkan telah melakukan penembakan acak (membabi buta) ke wilayah warga sipil dan merekrut anak-anak di bawah umur menjadi milisi.

Menurut laporan yang diumumkan oleh Sekjen Ban Ki-Moon, koalisi Saudi bertanggung jawab atas 60% kematian dan korban cedera anak di Yaman pada tahun lalu. Terdiri dari 510 angka kematian dan 667 luka-luka. Setengah dari pelanggaran operasi koalisi Arab mengenai sekolah dan rumah sakit. (Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.