Sadiq Khan saat kampanye
Kemenangan Sadiq Khan yang merupakan keturunan imigran Pakistan disambut antusias warga London yang mendukungnya. Termasuk komunitas Muslim setempat.

Ia dianggap sebagai wajah London itu sendiri, yang beragam dan toleran.

Shuja Shafi, sekretaris jenderal Dewan Muslim Inggris, menyebut Khan sebagai "sosok pemersatu untuk warga London".

"Sadiq telah menunjukkan kehormatan yang luar biasa dalam menghadapi kebencian dan tuduhan tentang latar belakang agamanya. Serangan terhadap latar belakang sudah terlalu umum bagi umat Islam dan organisasi Muslim. Ini adalah penyakit dalam politik dan media kita, dan sudah menjangkiti bagian-bagian pemerintahan", ujarnya.

Masjid al-Muzzamil, Tooting, London, yang dipenuhi oleh jama'ah hingga ke trotoar pada penyelenggaraan shalat Jum'at (6/5) kemarin. Sang imam, Zahir Hussain, mengatakan bahwa terpilihnya walikota Muslim sebagai sesuatu yang luar biasa, tetapi ia akan mewakili semua orang.

"Sadiq datang untuk shalat di sini secara teratur... Saya telah mengenalnya sebagai sosok rendah hati, santai dan penuh respek", kata Hussain, yang mengelola shalat Jum'at di masjid dalam 2 giliran ini (saking banyaknya jama'ah).

Di luar masjid, seorang jama'ah bernama Syamsa Mohammed menyatakan jika terpilihnya Khan menunjukkan bukti bahwa London adalah kota yang bersatu di tengah perbedaan.

"Meskipun semua berbeda, dengan terpilihnya Sadiq, orang telah mengakui bahwa kami (Muslim) bisa melakukan pekerjaan itu. Kami semua akan bersama-sama, dan dengan bersama-sama kita bisa mengatasi semua masalah", katanya.

Namun tidak semua orang mendukung Khan. Malik Mohammed, mengatakan jika dirinya tidak memberi suara pada pilkada karena terlalu sibuk.

Ia juga tidak percaya pada pencitraan Khan oleh orang-orang yang membawa "agenda lain". Menurutnya Khan adalah orang yang terlalu Liberal.

Walikota Islam Liberal, kata Malik, akan mendukung mereka yang ingin menyerang Islam konservatif.

"Ia terlalu liberal. Ia bahkan mendukung pernikahan sesama jenis. Ia tidak menjunjung nilai-nilai Islam mendasar", kritiknya. (The Guardian)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.