Bom Turki (foto),
Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus pada awal pekan ini menyatakan bahwa pasukan keamanan negaranya total telah berhasil menangkal 85 kasus serangan teror, dimana 49 diantaranya usaha aksi bom bunuh diri, sepanjang 2016.

Berbicara kepada sejumlah wartawan setelah sidang kabinet yang dipimpin oleh Presiden Turki Racep Tayyip Erdogan, Kurtulmus menyatakan pencegahan serangan penting dalam memerangi terorisme.

"Setelah serangan roket di sepanjang wilayah perbatasan, kami melakukan pembalasan ke target-target Daesh (ISIS) di Suriah Utara. Pasukan keamanan Turki harus secara akurat menentukan lokasi teroris Daesh dan menghancurkan posisi mereka", kata Kurtulmus seperti dikutip kantor berita Turki, Cihan.

Secara terpisah Menteri Dalam Negeri Turki Efkan Ala menyatakan identitas perempuan pelaku bom bunuh diri yang melakukan serangan di Provinsi Bursa sudah diketahui.

Perempuan berusia 24 tahun itu bernama Eser Cali yang merupakan anggota kelompok teroris PKK, katanya.

Serangan bom bunuh diri perempuan tersebut menghancurkan pusat transportasi sibuk di Ibu Kota Turki di Ankara pada 14 Maret, membunuh sedikitnya 37 orang dan melukai 75 orang lebih. Itu adalah serangan bom kedua di jantung ibu kota negeri itu dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Turki terus menghadapi rangkaian serangan teroris PKK dan ISIS. Serangan ISIS terbaru ke pos polisi di Gaziantep telah membunuh dua orang polisi. (Antaranews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.