Sebuah serangan di area garasi kendaraan (foto),
Lembaga pemantau HAM Suriah, SOHR, kembali merilis laporan terbarunya tentang rangkaian serangan mematikan ke wilayah basis Syi'ah Nushairiyah di pesisir barat Suriah, provinsi Tartous dan Latakia.

Jumlah korban tewas (sementara) telah mencapai 154 orang, termasuk diantaranya terdapat 8 anak-anak, 4 orang dokter.

Ada 9 ledakan yang mengguncang di kota Tartous dan Jabla (Latakia) di wilayah barat Suriah itu. Serangan ini diklaim dilakukan oleh kelompok ultra ekstrimis ISIS.

Diantara 106 korban, mereka tewas oleh ledakan 2 bom mobil dekat sebuah garasi di kota Jabla, Latakia, yang kemudian disusul oleh bom bunuh diri dengan sabuk peledak, menyasar sekitar garasi, kantor listrik, dan sebuah rumah sakit kota.

Jumlah orang yang tewas kemungkinan bisa terus meningkat, mengingat banyaknya korban yang cedera parah.

Sedangkan 48 ​​tewas lainnya jatuh akibat ledakan bom mobil lain (juga di sebuah garasi) di kota Tartous, yang disusul oleh serangan lain di sekitarnya, di kawasan Dahya al-Assad.

Ini adalah serangan pertama yang menargetkan wilayah basis Syi'ah Nushairiyah di pesisir pantai, Suriah barat, sejak awal revolusi pada 2011.

Pasca serangan ini, para loyalis Assad dan milisi bersenjata mengamuk di kawasan kamp pengungsian Karnak yang terletak tak jauh dari lokasi bom bunuh diri Tartous.

Para loyalis Assad membakari tenda dan menjarah harta benda di kamp itu, serta menangkap puluhan pengungsi dari provinsi Idlib dan Aleppo yang berada di Tartous.

Nama-nama pengungsi dipanggil, diperiksa dan bahkan dikutuk oleh pihak keamanan loyalis Assad.

Militer Assad juga bunuhi puluhan warga sipil
Terjadi bersamaan dengan serangan bom bunuh diri ISIS pada Senin (23/5), rangkaian serangan udara militer rezim Assad selama beberapa hari di kawasan distrik al-Houla dan sekitarnya di provinsi Homs, dilaporkan telah membunuh 33 warga sipil, serta melukai sekitar 200 lainnya.

"Jet dan helikopter rezim Assad (atau Rusia) melewati udara Houla. Kehancuran massal terjadi setelahnya di kawasan pemukiman warga", ujar seorang penduduk kota pada Orient TV.

Dalam gambar-gambar di Houla, berbagai titik pemukiman warga rusak berat akibat bom Birmil yang dijatuhkan dari helikopter.

Seorang bayi korban serangan udara
(SOHR/Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.