Syaikh Salman al-Audah (Twitter foto),
Homoseksualitas adalah perbuatan menyimpang dan pelakunya pasti akan mendapatkan azab di akhirat, jelas Syaikh Dr. Salman al-Audah, seorang ulama terkemuka Arab Saudi.

Komentar Syaikh dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Swedia baru-baru ini, juga menyebutkan bahwa homoseksualitas juga dikutuk oleh semua agama besar, termasuk Yahudi dan Kristen.

Menurut Syaikh al-Audah, beberapa senior bahkan telah memfatwakan bahwa perilaku menyimpang tersebut harus dihukum melalui pengadilan Islam, berdasarkan hukum Syari'at.

Dr. al-Audah, yang berada di Malmo untuk membantu anak-anak Suriah serta telah mengunjungi sebuah kamp pengungsi di Turki, mengatakan bahwa, meski Islam mengajarkan orang bisa memiliki kebebasan, tapi "Taurat, Injil dan Al-Qur'an, tegas menyatakan homoseksualitas sebagai perbuatan buruk".

"Homoseksualitas tidak harus mendapat hukuman di dunia, (tapi mereka) pasti menanggung konsekuensi di akhirat", ujarnya. (Yang dimaksud Syaikh al-Audah adalah kecenderungan perilaku homoseksual secara umum, bukan liwath/sodomi yang memang bisa dihukum mati, red)

Homoseksualitas (maksiat) memang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam (murtad), tetapi jika mereka telah terjangkit olehnya, maka hal itu harus diberitahukan pada masyarakat.

Sementara saat ditanya tentang kecamannya pada al-Qaeda dan ISIS, serta bagaimana seharusnya penerapan hukum Islam, beliau menjawab:

"Saya senang anda tahu jika saya mengecam al-Qaeda dan ISIS, juga semua bentuk kekerasan dari kelompok manapun. Hukum Islam adalah suatu konsep luas yang telah dibajak", kritiknya.

Menurutnya, hukum Islam termasuk pula hal-hal yang harus diterapkan sendiri oleh seseorang dalam bentuk sikap yang bermoral.

Syaikh al-Audah juga mengkritik tentang propaganda Holocaust Yahudi yang dianggapnya terlalu dilebih-lebihkan. (Arabnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.