Elemen pejuang oposisi Sunni lokal Daraya (foto),
Pejuang oposisi dilaporkan telah menghabisi sebanyak 30 orang pasukan pro rezim Assad di kota terkepung Daraya, pinggiran Damaskus.

"Pejuang oposisi tewaskan 30 teroris (pro) Assad di sekitar Daraya..", ungkap media Orient-news yang mendukung revolusi Suriah.

Kabar serupa juga diungkap oleh Fanspage Facebook Syrian Revolution Network (SRN), yang merupakan sumber rujukan utama revolusi Suriah.

Ironisnya, hal itu justru terjadi karena usaha pasukan rezim yang menyerbu kota, namun berhasil dipukuli balik oleh pejuang Sunni lokal.

Pertempuran berlangsung selama berjam-jam. Pejuang oposisi berhasil merebut kembali semua posisi yang sempat diduduki militer Assad.

Mereka juga menghancurkan Tank T72 dan kendaraan lapis baja milik rezim yang digunakan oleh tentara bayaran (Syabihah) dalam serangannya.

Mayat-mayat loyalis Assad di Daraya
Kemenangan pejuang oposisi ini terjadi di tengah hujan serangan mortir dan bom silinder di daerah pemukiman di Daraya.

"Teroris dan jet Assad memulai serangannya dari markas utama militer rezim, Divisi ke-4 dan pangkalan udara al-Mezzah, yang sangat dekat dengan kota (Daraya)", Orient-news melanjutkan.

Kota Daraya yang berpenduduk mayoritas Sunni telah dikepung dari akses luar selama hampir 4 tahun. Sebuah konvoi bantuan PBB pada pertengahan bulan ini harus memutar balik setelah diusir oleh militer Assad.

Daraya juga dijuluki sebagai "Ibukotanya bom Birmil", merujuk sudah tak terhitung lagi bom Birmil yang dijatukan ke sana, sehingga membuat kota hancur lebur. Bom ini adalah drum/barrel yang diisi bahan peledak lalu dijatuhkan bebas dari helikopter. (Orient-news/SRN)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.