Mantan Presiden Mursi yang dikudeta secara inkonstitusional (foto),
Pengadilan Mesir, Sabtu merekomendasikan hukuman mati bagi tiga wartawan dan tiga orang lainnya yang dituduh membahayakan keamanan nasional dengan membocorkan rahasia negara ke Qatar.

2 warga Yordania yang bekerja untuk Al-Jazeera, Alaa Omar Sablan dan Ibrahim Mohammed Helal, serta satu wartawan lagi, Asmaa al-Khatib, seorang reporter media Rassd yang disebut pro Ikhwanul Muslimin (IM).

Ketiganya divonis hukuman mati secara in absentia. Mereka juga masih dapat mengajukan banding.

Putusan mati ini menjadi yang terbaru di era rezim as-Sisi, sejak mengambil kekuasaan dengan kudeta, lalu menerapkan kebijakan keras terhadap IM atau yang dituduh berhubungan dengannya.

Jaringan Al-Jazeera mengecam putusan in serta menyerukan perlindungan terhadap para jurnalis.

"Hukuman mati untuk wartawan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah media dunia, menjadi tikaman bagi kebebasan berekspresi di seluruh dunia", Al-Jazeera dalam pernyataan di situsnya.

Mursi dan para pemimpin Ikhwanul lainnya, serta para tokoh yang terlibat dalam Arab Spring 2011 saat ini banyak yang dipenjara, bahkan divonis mati.

Selain melalui banding, menurut formalitas hukum Mesir, putusan eksekusi mati biasanya melalui persetujuan Mufti negara, meskipun pendapatnya tidak mengikat.

Hakim Mohammed Shireen Fahmy, yang mengumumkan putusan mati bagi jurnalis, juga menyebutkan jika putusan nasib mantan Presiden Mursi dan beberapa orang lain untuk kasus yang sama, ditunda.

Beberapa kasus diantaranya adalah tuduhan membocorkan dokumen negara dan rahasia militer pada Qatar.

Mursi dihukum dalam tiga kasus lain, yaitu hukuman mati untuk kasus penjebolan penjara massal dalam revolusi 2011 dan vonis seumur hidup karena aksi spionase untuk Hamas.

Qatar adalah pendukung Mursi serta memiliki hubungan baik dengan gerakan IM. Hubungan Qatar-Mesir memburuk sejak kudeta militer oleh as-Sisi dan sikap represif pada IM di Mesir. (Reuters/Al-Jazeera)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.