Utusan kemanusiaan PBB di Suriah, Jan Egeland (Foto),
Pemerintah Suriah menolak permintaan PBB untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada 905.000 orang, termasuk di kota Aleppo, wilayah yang mengalami kekerasan terparah selama 2 minggu terakhir.

"Kami sepertinya akan mendapati daerah kepungan baru di depan mata, kami memiliki ratusan petugas bantuan yang tidak bisa berbuat apa-apa di Aleppo", kata Jan Egeland kepada wartawan setelah pertemuan mingguan negara pendukung proses perdamaian Suriah, Rabu kemarin.

"Sangat menyedihkan ketika melihat penduduk Aleppo terus berdarah, pilihan mereka untuk menghindar tidak pernah lebih sulit daripada sekarang", ujarnya.

Tim kemanusiaan yang diketuai oleh Egeland sempat memperoleh berbagai keberhasilan membuka akses bagi bantuan pada bulan April, menjangkau sekitar 40 persen penduduk di wilayah yang terkepung Suriah, dibanding hanya 5 persen pada tahun 2015.

Termasuk 22 bantuan yang dijatuhkan dari udara ke kota timur Deir Zour, lokasi 110.000 orang yang dikepung ISIS.

Namun kemajuan bantuan kemanusiaan telah terhenti, permintaan tim untuk melakukan konvoi bantuan ke enam daerah terkepung dibaikan oleh rezim Suriah.

"Kami mendapat jawaban yang bukan berita baik. Setengah dari semua lokasi rencana Mei tidak diterima, termasuk Aleppo timur, bagian dari kota yang dikontrol oleh oposisi", lapor Egeland

Rezim Basyar al-Assad memasukkan wilayah darurat bantuan ke bagian 25 persen untuk orang-orang yang PBB harapkan akan memperoleh bantuan.

Diantara yang baru disetujui setengah-setengah adalah kota Daraya, lokasi 4.000 orang termasuk 500 anak-anak yang berada di "ambang kelaparan". Susu bayi dan perlengkapan sekolah diizinkan boleh masuk.

"Sampai batas tertentu terjadi peningkatan, (dimana) sebelumnya rezim mengatakan hanya ada 'teroris' di Daraya namun sekarang mengakui ada anak-anak di sana", ujarnya.

PBB telah meminta pemerintah Assad agar mengubah pikiran dan mengizinkan penyebaran bantuan tanpa syarat ke semua tempat yang sebelumnya ditolak atau hanya diizinkan setengah-setengah. (AP/Arabnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.