Gambar pasukan Syi'ah yang tewas di Khan Touman (foto Jaisyul Fath),
Tiga belas tentara resmi Iran tewas dalam pertempuran melawan pejuang oposisi Islamis di Khan Touman, Aleppo.

Teheran pada hari Sabtu (7/5) mengakui bahwa jumlah ini menjadi salah satu kerugian terbesar dalam satu hari, sejak republik Syi'ah itu mengirim tentaranya untuk berperang di Suriah bersama rezim Basyar al-Assad.

Pada hari Jum'at, pejuang oposisi Islamis berhasil membebaskan kota kecil Khan Touman yang merupakan benteng milisi sektarian Syi'ah asing, terletak sekitar 15 km barat daya kota Aleppo.

Wilayah ini kemudian menjadi sasaran serangan udara besar oleh rezim Assad atau Rusia.

Puluhan orang dari kedua belah pihak dilaporkan tewas akibat pertempuran. Terutama adalah milisi Syi'ah bayaran dari Afghanistan dan Hezbollah. Mereka juga banyak yang tertangkap lalu dibawa ke Idlib.

Serangan diluncurkan oleh koalisi pejuang Islam yang disebut sebagai Jaisyul Fath, termasuk sekutu mereka Jabhah Nushrah (al-Qaeda moderat) dan Jundu al-Aqsa (al-Qaeda garis keras).

Kantor berita Iran Fars mengutip pernyataan seorang pejabat Garda Revolusi yang mengatakan bahwa 13 penasehat militer Iran telah tewas dan 21 lainnya luka-luka.

Sedangkan menurut lembaga pemantau HAM Suriah, SOHR, terdapat 20 warga Iran yang tewas hari itu, 13 lainnya adalah penasehat militer.

SOHR juga melaporkan jumlah tewas milisi Syi'ah asing yang beropersi bersama tentara Iran, diantaranya ada 6 teroris Syi'ah Hezbollah Lebanon dan 15 militan Syi'ah Afghanistan rekrutan Iran.

Jaisyul Fath dan sekutunya mengunggah video dan foto ke media sosial yang menunjukkan mayat-mayat Syi'ah yang tewas di Khan Touman. Juga mengungkap isi dompet mereka, seperti dokumen pribadi dan mata uang Iran. (Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.