Mayat milisi pro rezim (foto),
Pejuang oposisi pada hari Rabu malam berhasil menangkal kemajuan militer Assad yang menggunakan milisi bayaran Syabihah untuk menyerbu kawasan pedesaan Latakia, di bukit al-Hadada, Jabal al-Akrad.

Perlawanan pejuang oposisi melumpuhkan banyak anggota Syabihah atau NDF yang terlibat dalam pertempuran itu. Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan penangkapan sejumlah pemuda di kota Latakia oleh pasukan rezim.

Aktivis setempat melaporkan bahwa pejuang yang menggunakan rudal TOW menargetkan kendaraan milisi pro Assad saat mereka mundur dari wilayah itu.

Aktivis pro oposisi itu mengklaim serangan pejuang telah menewaskan sekitar 30 orang dan melukai banyak lainnya.

Sementara menurut media rezim Assad, jumlah tewas milisinya adalah 13 orang dan 15 lainnya terluka akibat serangan itu.

Jumlah serupa dilaporkan oleh lembaga pemantau HAM Suriah, SOHR, yang menyebut anggota NDF yang tewas adalah 13 orang.

Di provinsi Idlib, seorang remaja dari kota Syi'ah Fu'ah terluka akibat tembakan sniper kelompok pejuang Islamis di pinggiran kota. Remaja tanggung berusia 15 tahun itu adalah anggota kelompok milisi bersenjata lokal yang setia pada Assad.

Kota Syi'ah itu juga menjadi target pengeboman pejuang oposisi Islamis. Namun tak ada laporan adanya korban.

Di tempat lain, seorang komandan kelompok Jihadis Jabhah Nushrah (al-Qaeda) di Jabal Zawiyah, Idlib, meninggal dunia akibat cedera yang ia dapatkan dari pertempuran sebelumnya melawan pasukan rezim dan milisi pro Assad, di selatan Aleppo.

Menurut sumber SOHR, komandan Jabhah Nushrah itu meninggal dunia saat dirawat di sebuah rumah sakit yang berada di wilayah Turki. (Orient-news/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.