Prof KH Ali Mustafa Yaqub (Foto: Detik)
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Indonesia kehilangan seorang Ulama Ahli Hadist, setelah wafatnya mantan imam besar Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Ya'qub, Kamis pagi (28/4).

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka itu kami terima pagi ini", kata mantan Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni kepada Antaranews.

Pengasuh Pesantren Darussunnah, Ciputat, Tangerang Selatan, wafat pada pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Hermina, Ciputat.

Semasa bertugas sebagai imam besar Masjid Istiqlal, Kyai Mustafa Ya'qub dikenal sebagai orang yang tegas, namun tetap sesuai dengan aturan. Sikapnya itu oleh banyak orang kadang-kadang tak bisa dibedakan antara tegas dan keras.

"Dia orangnya baik. Ketika saya menjadi menteri, sayalah yang mengangkat Ya'qub sebagai imam besar Masjid Istiqlal", kenang Maftuh.

Kyai Mustafa Ya'qub memang dikenal sebagai Ahli Hadist di Indonesia. Beliau berkompetensi di bidangnya dan dikenal mempunyai sanad ilmu yang sangat banyak.

Kematian Almarhum datang secara mendadak, meski pada hari Rabu malam sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dokter menyatakan tidak ada hal serius.

"Beliau seperti tidak enak badan, dibawa ke rumah sakit, kemudian kata dokter tidak ada apa-apa hanya masuk angin", kata perwakilan keluarga Almarhum, Ali Nurdin di Ciputat.

Ali menceritakan, sejak Rabu, Kyai Ali Mustafa merasa kelelahan setelah banyak sekali acara yang dihadiri.

Kemudian, Rabu malam beliau dilarikan ke rumah sakit yang lalu dinyatakan dokter bahwa dia tidak mengidap penyakit yang serius. Sehingga dibawa pulang ke rumah dan beristirahat.

Kyai Ali Mustafa sempat shalat Subuh pada Kamis pagi, dan pergi ke kamar mandi, kemudian kembali ke kamar dengan kondisi masih lemas.

"Karena terlihat masih lemas, jadi keluarga kembali membawa ke rumah sakit. Saat mau rekam jantung, dokter menyatakan beliau sudah meninggal dunia," ujar Ali.

Menurut Nurdin, Almarhum memiliki riwayat penyakit diabetes, sehingga kerap membawa vitamin dan menjaga pola makan.

Namun, hingga menjelang akhir hayatnya, tidak diketahui apakah ada komplikasi dari penyakit itu.

Kyai Ali Mustafa Ya'qub wafat pada usia 64 tahun dengan meninggalkan seorang istri bernama Ulfah Uswatun Hasanah dan seorang putera berusia 24 tahun bernama Ziaul Haromain.

Semasa hidupnya, Kyai Ali Mustafa Ya'qub kerap muncul di berbagai media nasional untuk berhadapan langsung dengan perwakilan kelompok-kelompok sesat dan menyimpang.

Beliau hadir menyampaikan uraian dari sudut pandang Syari'at Islam, konteks kekinian dan hukum di Indonesia. (Antaranews/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.