Pemisahan wanita dan pria di ruang publik
Otoritas Arab Saudi telah mengurangi kewenangan polisi Syari'at atau yang dikenal sebagai 'al-Mutawa'.

Anggota polisi Syari'ah yang selama ini mengontrol ketertiban sipil tidak lagi diizinkan untuk mengejar tersangka maupun menangkapnya.

Petugas Mutawa' harus melaporkan temuannya pada aparat keamanan reguler atau kepolisian.

Selama ini al-Mutawa berpatroli di ruang publik untuk menegakkan standar ketat dari perilaku sosial berdasarkan tujuan Syari'at Islam, namun para petugas ini sering dituduh telah menyalahgunakan wewenang mereka.

Februari lalu beberapa anggota dilaporkan terkena sanksi karena diduga (berdasar video yang beredar di YouTube) bertindak kasar terhadap seorang wanita muda dekat sebuah pusat perbelanjaan di ibukota Riyadh.

Pada tahun 2013, 4 petugas dituduh menyebabkan kecelakaan fatal ketika mengejar dua bersaudara setelah menolak mengecilkan radio di kendaraan mereka. Namun pengadilan membebaskan mereka.

'Tidak galak lagi'
Undang-undang baru yang mengatur tugas polisi Syari'ah telah disetujui oleh kabinet pada Senin, dan dipublikasikan oleh kantor berita resmi Saudi pada hari Selasa.

Mutawa akan terus bertugas dalam aturan pemisahan gender atau agar laki-laki dan perempuan tidak membaur, menegakkan keharaman mutlak dari penjualan dan konsumsi Khamer, larangan mengemudi bagi wanita dan berbagai aturan sosial lainnya.

Undang-undang baru menetapkan misi Mutawa dalam tugasnya menjadi lebih lembut (tidak galak) dan pendekatan yang humanis/manusiawi, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shalallahu 'alahi wasallam dan para Sahabat radhiyallahu 'anhum.

Anggota polisi Syari'ah diwajibkan untuk menunjukkan identifikasi yang jelas, dengan mencantumkan keterangan nama, pos bertugas, jenis wewenang dan jam kerja resmi.

Petugas juga tidak lagi diizinkan mengejar tersangka, menangkap dan meminta identitasnya. Mereka hanya bisa melaporkan hal mencurigakan ke polisi reguler maupun unit anti-narkoba, yang akan mengusut kasus lebih lanjut. (BBC)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.