RS al-Quds Aleppo timur (foto),
Sekitar 16 orang terbunuh oleh serangan udara militer rezim Suriah ke sebuah rumah sakit di kota Aleppo, jelas sebuah sumber di kota itu kepada media Qatar, Al-Jazeera.

Serangan ke rumah sakit al-Quds terjadi pada hari Rabu malam, menyebabkan sejumlah staf medis dan warga sipil meninggal, termasuk dr. Wasem Maaz, salah satu dokter anak tersisa di bagian kota yang dikontrol oposisi itu.

Para petugas penyelamat berupaya mengevakuasi tubuh korban meninggal dan terluka dari puing-puing bangunan di kawasan Sukkary.

Korban meninggal dikhawatirkan akan terus meningkat jika melihat situasi.

Gambar-gambar dari lokasi menunjukkan ceceran berdarah dan tubuh hangus yang ditutupi lembaran plastik. Beberapa anak menjadi korban.

Serangan brutal ini menjadi yang terbaru setelah peningkatan serangan rezim Assad ke kota Aleppo sejak hari Jum'at pekan lalu, dimana sedikitnya 100 warga sipil terbunuh oleh rangkaian teror udara, penembakan dan roket.

Kelompok oposisi utama Suriah dalam perundingan Jenewa, Komite Tinggi Negosiasi (HNC), pada hari Rabu telah mengancam akan memboikot putaran lanjutan perundingan politik, kecuali jika rezim menghentikan pemboman dan membaiknya situasi kemanusiaan di lapangan.

HNC menarik diri dari perundingan pekan lalu, setelah 40.000 warga Aleppo melarikan diri akibat peningkatan serangan militer Assad ke wilayah oposisi.

Menurut salah satu kelompok pemantau HAM, sebanyak 35 orang, termasuk delapan anak-anak terbunuh di Aleppo pada Selasa akibat serangan yang dilakukan oleh pemerintah Assad. (Al-Jazeera)



Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.