Ilustrasi masjid hancur di Aleppo
Dewan syariah Aleppo, badan berwenang atas urusan keagamaan di bagian kota yang dikuasai oposisi Sunni Suriah, membatalkan seluruh penyelenggaraan shalat Jum'at di masjid-masjid di kota.

Para Ulama khawatir dengan keselamatan penduduk setelah terus meningkatnya serangan udara brutal sejak pagi hari oleh pesawat Rusia maupun rezim Assad.

"Dewan syariah mengumumkan bahwa, untuk pertama kalinya, semua pengurus masjid agar membatalkan pelaksanaan shalat Jumat. Hati orang yang beriman memang akan merasa pedih... Tapi (ini dilakukan) demi keselamatan (yang juga) merupakan kewajiban penting dalam agama", tulis sebuah pernyataan online.

Menurut kabar yang beredar di kalangan kaum Muslimin Suriah, ini menjadi pertama kalinya wilayah kota Aleppo itu, sama sekali tak ada shalat Jum'at setelah 1400 tahun bumi Syam berada di tangan Islam, sejak era para Sahabat.

Pengeboman berdarah dilancarkan rezim Assad dan Rusia ke pemukiman sipil Aleppo selama seminggu ini. Termasuk serangan ke sebuah rumah sakit lapangan pada Rabu malam.

Tempat keramaian warga seperti pasar, sekolah dan masjid memang berisiko tinggi menjadi target pengeboman dari udara.

Wilayah kota Aleppo yang dikuasai oleh oposisi nyaris hancur lebur akibat berbagai serangan berat rezim sejak awal revolusi.

Sementara dibagian kota yang dikontrol rezim Assad, dikabarkan sebuah masjid terkena serangan mortir saat penyelenggaraan shalat Jum'at. Tiga orang meninggal dan 25 terluka.

Kantor berita pro rezim Assad, SANA, menyebut bahwa serangan dilakukan oleh pihak oposisi.

Aleppo menjadi front pertempuran paling panas dalam beberapa pekan belakangan. Rezim Assad dan Rusia berencana ingin merebut seluruh daerah metropolitan Aleppo.

Di darat, para pejuang oposisi selain harus menghadapi tentara rezim, juga melawan tentara Iran dan para milisi Syi'ah dari berbagai negara.

Selama seminggu ini, lebih dari 200 warga sipil menjadi korban dari wilayah Aleppo, sebagian besar akibat serangan udara. (WSJ/Yenisafak/Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.