Perkembangan pertempuran di Aleppo utara
Pejuang oposisi Suriah yang menentang Bastar al-Assad, sejak hari Kamis, berhasil mengambil alih wilayah di dekat perbatasan Turki dan di provinsi Dara'a dari kelompok ekstrimis ISIS.

Menurut Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), faksi pejuang di bawah bendera Tentara Pembebasan Suriah (FSA), yang ikut didukung Turki dan kekuatan asingf lainnya, telah membebaskan kota penting ar-Rai setelah pertempuran sengit melawan militan ISIS.

"Ini adalah awal dari akhir bagi Daesh (ISIS), mereka yang bertaruh bahwa FSA telah hancur sekarang ternyata salah. Ini adalah kemenangan bagi FSA", kata Abu Abdullah dari faksi Nuruddin Zanki yang terlibat operasi.

"Kami akan terus melanjutkan operasi hingga Raqqah dan semua kota yang diduduki oleh Daesh", lanjutnya, menyebut ISIS sebagai akronim Arab 'Daesh' yang bisa berarti sebagai 'tukang jagal'.

Pejuang oposisi mengatakan bahwa tahap operasi selanjutnya adalah mengincar kota al-Bab yang masih dikuasai ISIS, terletak di selatan dari ar-Rai. Sumber terpercaya Risalah menyatakan bahwa kota al-Bab merupakan salah satu kota di Suriah yang banyak ditinggali oleh para militan ISIS asal Indonesia.

Keuntungan lain para pejuang adalah bantuan yang diberikan oleh militer Turki, termasuk mencegah serangan militan Kurdi dari arah barat dalam rangka merebut sisa garis perbatasan Turki dari oposisi.

Kemenangan di ar-Rai menjadi pukulan balik terhadap ISIS di front Aleppo utara, dimana sebelumnya mereka terus mendesak pejuang Sunni sejak setahun lalu.

Sementara kantor berita Amaq yang merupakan corong ISIS, mengakui bahwa ar-Rai telah direbut oleh musuh yang mereka anggap sebagai "antek kafir Amerika dan Turki".

ISIS juga mengklaim berhasil membunuh banyak musuh dan melakukan 2 serangan bom bunuh diri kepada mereka sebelum mundur dari kota.

Pejuang Sunni di Aleppo utara terdiri dari unsur-unsur FSA yang selama ini dianggap moderat, termasuk faksi yang didukung Turki seperti Sulthan Murad dan Faylaq Syam, memiliki pertempuran 2 arah melawan militan Kurdi dari arah barat dan ISIS dari timur.
 
Pejuang Sunni menunaikan shalat berjama'ah sebelum operasi melawan Khawarij


Cabang ISIS di provinsi Dara'a digempur gabungan pejuang Sunni

Selain di utara Aleppo, kekalahan kelompok Khawarij ISIS juga terjadi front selatan, provinsi Dara'a. Gabungan pasukan FSA, Ahrar Syam dan Jabhah Nushrah menggempur kelompok Liwa Syuhada Yarmouk (LSY) sebagai cabang ISIS di wilayah selatan.
Kota Adwan, Sahm (dekat wilayah Golan) dan Tasil berhasil dibersihkan dari militan ISIS hingga hari Jum'at pagi.

Puluhan militan pendukung al-Baghdadi dilaporkan telah tewas, ditawan atau menyerah. Bahkan pemimpin LSY setempat dilaporkan telah tewas beberapa hari sebelumnya.

Mereka kemudian mengumumkan kemenangan menggunakan pengeras suara di menara-menara masjid dan menyatakan perlindungan bagi warga sipil. Beberapa foto menunjukkan para pejuang berfoto di depan logo-logo ISIS di kota yang ditinggalkan. (Reuters/SRN/Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.