Pejuang muda Ahrar Syam (foto),
Rusia telah meminta PBB agar mem-blacklist dua kelompok Islamis utama pejuang Suriah, termasuk Jaisyul Islam (Tentara Islam) yang memainkan peran kunci dalam negosiasi politik untuk mengakhiri kekerasan.

Vitaly Churkin, Duta Besar Rusia untuk PBB, pada hari Selasa menyatakan permintaannya pada PBB untuk memasukkan faksi jihad Jaisyul Islam dan Ahrar Syam ke dalam daftar hitam, sebagaimana yang dilakukan pada Jabhah Nushrah (al-Qaeda Suriah) dan kelompok ultra ekstrimis ISIS.

Churkin mengatakan bahwa dua kelompok yang disebut itu "terkait erat dengan organisasi teroris, terutama ISIS dan al-Qaeda".

Kedua faksi Sunni itu dituduh Rusia telah bekerjasama dengan "teroris", saling mendukung dalam finansial, material hingga militer.

Baik FSA, Jaisyul Islam dan Ahrar Syam merupakan sekutu Jabhah Nushrah di lapangan dalam memerangi rezim Assad serta teroris ISIS.

Pembantaian warga sipil oleh Rusia

Muhammad Allousy, petinggi politik Jaisyul Islam sekaligus delegasi negosiasi pihak oposisi di Jenewa, menolak tuduhan tersebut dan mengatakan jika Rusia telah melakukan pembantaian melalui serangan udara dan artileri untuk mendukung Assad.

"Rusia mendukung (rezim) dengan senjata dan pesawat tempur, serta telah bertanggung jawab atas 167 pembantaian di negara saya. Teroris adalah mereka yang melakukan pembantaian, bukan kami yang membela diri", kata Allousy kepada kantor berita AFP.

Kelompok Islamis Jaisyul Islam adalah faksi pejuang paling penting dan terkuat di dekat ibukota Damaskus, sementara Ahrar Syam merupakan salah satu kelompok pejuang terbesar di Suriah.

Rezim Assad dan sekutunya memberi label semua lawan-lawannya, baik bersenjata atau tidak, sebagai "teroris" sejak pecahnya perang pada tahun 2011.

Namun Assad sendiri bersekutu dengan organisasi Syi'ah Hezbollah Lebanon, yang juga merupakan kelompok teroris internasional dan di-blacklist oleh negara-negara Arab.

Kelompok tersebut merekrut ribuan pemuda Syi'ah Lebanon menjadi teroris yang berperang di Suriah dan aksi militan di negara-negara sekitar. (Al-Jazeera/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.