Para pejuang Suriah yang terbunuh oleh milisi Kurdi
Pertempuran sengit terjadi pada hari Rabu kemarin antara milisi Kurdi dukungan Amerika Serikat (AS) dengan kelompok-kelompok pejuang oposisi Suriah terjadi di utara provinsi Aleppo. Membunuh puluhan pejuang oposisi dan belasan militan SDF Kurdi.

Syria Democratic Forces (SDF), yang sebagian besar terdiri dari unit miltan YPG, sejak lama telah memerangi pejuang oposisi yang didukung oleh Turki.

Kedua pihak saling memperebutkan wilayah Aleppo utara yang berbatasan dengan Turki.

AS adalah sekutu SDF atau YPG dalam perang melawan ISIS di sisi lain perbatasan, di timur. YPG dianggap sebagai mitra efektif dalam operasi militer AS.

Juru bicara SDF, Talal Selo, menyatakan bahwa bentrokan terbaru terjadi di desa Ain Doqneh dan al-Bayluniya, sekitar 15 km (9 mil) dari perbatasan Turki, SDF mengklaim telah membunuh 60 orang pejuang oposisi.

Lembaga pemantau HAM Suriah, SOHR, melaporkan bahwa jumlah korban tewas di pihak militan SDF adalah 11 orang, sementara 53 orang dari kelompok lawannya.

Menurut SOHR, kelompok pejuang oposisi berupaya merebut kembali beberapa desa yang telah dirampas oleh SDF sejak beberapa waktu sebelumnya.

Kehadiran militan Kurdi YPG atau SDF di sepanjang perbatasan, telah membuat Turki khawatir. Ankara yang dilanda pemberontakan militan Kurdi dari kelompok teroris PKK juga ingin menghentikan kemajuan militan Kurdi di Suriah.

Turki menilai bahwa YPG memiliki hubungan erat dengan teroris PKK. Serangan militer Turki juga telah menghantam wilayah militan Kurdi di Aleppo utara, ketika mereka ingin merebut wilayah pejuang oposisi.

Militan Kurdi terus menguat di Suriah utara, setelah memanfaatkan kerjasama militer dengan AS untuk perang melawan ISIS.

Kelompok milisi YPG maupun unit militer Kurdi lainnya mengontrol sekitar 400 km garis perbatasan Suriah-Turki. Kelompok ini bahkan pernah mendeklarasikan sepihak negara federasi Kurdi di wilayah yang mereka kuasai.

Mereka juga bertanggung jawab melakukan pembersihan etnis di berbagai desa dari Sunni-Arab. (Reuters/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.