Bus Israel terbakar
Sebuah ledakan dan susulannya telah menghancurkan bus di Yerusalem Barat, pada hari Senin. Sebanyak 21 warga Israel dilaporkan terluka.

Awalnya polisi menyebutnya sebagai "serangan teror", namun tidak yakin atasnya, dan menyatakan penyebab ledakan masih diselidiki.

Namun polisi Israel kemudian mengkonfirmasi bahwa penyebabnya adalah "semacam peledak".

Seorang juru bicara polisi setempat menyebutkan ada dua orang mengalami luka parah di bus yang meledak, sementara beberapa korban luka lainnya berada di bus dan mobil lain yang terkena efek ledakan.

Polisi menyatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan siapa pelaku penyerangan atau memastikannya sebagai serangan bom manusia. Semua kemungkinan tengah diselidiki, termasuk dugaan masalah teknis.

Dilaporkan ada 21 orang terluka atau cedera akibat ledakan. Sebagian besar karena luka bakar dan menghirup asap.

Belum ada kelompok apapun yang mengklaim bertanggung jawab melakukan "serangan" tersebut.

Media Israel Haaretz, memberitakan bahwa para "militan Palestina" seperti Hamas menyambut baik serangan/ledakan tersebut, dan menganggapnya sebagai "balasan alamiah atas kejahatan penjajah Zionis", namun tidak mengklaim telah bertanggung jawab atasnya.

Sedangkan kelompok lain, Popular Front untuk pembebasan Palestina, menganggapnya sebagai pencapaian positif dalam intifadah, atau perlawanan massal penduduk Palestina terhadap semua unsur-unsur Zionis Israel.

Yerusalem Barat adalah wilayah kota bersejarah Yerusalem yang berhasil dicaplok oleh Israel dari Yordania dalam perang Arab-Israel tahun 1948. "Kedaulatan" Israel atas Yerusalem Barat sendiri masih dalam perdebatan menurut hukum internasional.

Namun kedudukan Israel di Yerusalem Barat lebih kuat daripada klaim mereka atas Yerusalem Timur yang diduduki pada perang 1967. Undang-undang negara Zionis mengklaim seluruh kota Yerusalem sebagai milik mereka, namun hal ini tidak diakui internasional. (Al-Jazeera/CNN/Haaretz)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.