Kapolri Badrodin Haiti (foto),
Seperti dilansir Antaranews, Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti menyebut bahwa tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) akan ditugaskan untuk melakukan pengawasan terhadap kerja anggota Densus 88 Antiteror.

"Kami sudah lakukan evaluasi, kemudian kami sudah tentukan kebijakan bahwa setiap penangkapan terduga teroris akan diawasi dan menerjunkan tim Propam untuk mengawasi pelaksanaan prosedur penyidikan dan pengembangan", kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, hari Kamis ini.

Menurutnya, pengawasan Propam terhadap jajaran Densus 88 akan dilakukan dimulai sejak penangkapan terduga teroris hingga pengembangan kasus terorisme.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terulang kasus kematian terduga teroris Siyono yang meninggal ketika dibawa oleh anggota Densus 88.

Siyono, warga Dukuh, Desa Pogung, Kabupaten Klaten disebut telah menyerang anggota Densus 88 yang mengawalnya dalam perjalanan menunjukkan lokasi penyimpanan senjata. Saat itu Siyono tidak diborgol.

Menurut polisi, Siyono kalah dalam perkelahian melawan anggota Densus yang terlatih, lalu ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Pihak keluarga, terutama istri Siyono, Suratmi meminta keadilan terkait dengan meninggalnya suaminya. Bersama ormas Islam Muhammadiyah melakukan pencarian fakta hukum, termasuk proses otopsi pada jenazah.

Densus dan pihak Kepolisian menjadi sasaran kritik berbagai pihak yang mempertanyakan profesionalitas dalam penanganan kasus terorisme setelah kematian Siyono.

Sidang kode etik profesi terkait kasus kematian terduga teroris Siyono digelar Selasa (19/4) dan berlangsung secara tertutup.

Sidang tersebut bertujuan menentukan adanya kemungkinan pelanggaran prosedur oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri yang melaksanakan tugas pengawalan kepada Siyono.

Kapolri mengakui anggotanya telah melakukan pelanggaran prosedur pengawalan, dan kemudian terpaksa membela diri untuk melawan Siyono. (Antaranews/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.