Dalam waktu 24 jam, sejak hari Rabu (20/4), 250 warga sipil Muslim (Ahlusunnah) dievakuasi dari kota-kota yang terkepung di Madaya dan Zabadani di pesisir provinsi Damaskus.

Mereka akan ditukarkan dengan 250 warga sipil Syi'ah dari kota-kota terkepung di wilayah provinsi Idlib, al-Fu'ah dan Kafraya, PBB dan Bulan Sabit Merah Suriah menjadi mediator yang menangani proses evakuasi.

Sumber Orient-news menyatakan bahwa sebuah tim dari Bulan Sabit Merah Suriah memasuki kota Fu'ah dan Kafraya sejak Rabu pagi (20/4) kemarin, untuk menyelesaikan daftar warga sipil Syi'ah yang akan diangkut dengan 8 kendaraan yang tiba di sana.

250 orang Syi'ah yang memerlukan pertolongan segera akan dibawa dari dua kota itu dan diantarkan ke provinsi Damaskus dan Latakia.

Di lain sisi, sebanyak 243 warga yang mengalami cedera atau memerlukan penanganan medis, bersama keluarganya, juga dievakuasi dari 2 kota yang dikepung hebat oleh rezim Assad, yaitu Madaya dan Zabadani.

Beberapa diantara mereka akan dibawa ke ibukota sedangkan sisanya ke pinggiran provinsi Idlib.

Proses evakuasi ini adalah hasil dari kesepakatan al-Fu'ah-Zabadani antara kelompok pejuang oposisi dengan perwakilan Iran.

Kesepakatan pertukaran evakuasi seharusnya dilaksanakan beberapa hari sebelumnya, tetapi tertunda karena perselisihan terjadi untuk menentukan siapa saja orang Syi'ah dari al-Fu'ah dan Kafraya yang akan dibawa keluar dari 2 kota itu. (Orient-news)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.