Ilustrasi tentara pemerintah Yaman
Sekelompok orang bersenjata dilaporkan telah menculik dan mengeksekusi mati 20 tentara pemerintah Yaman pada hari Sabtu (9/4).

Rombongan pasukan pemerintah dicegat saat dalam perjalanan dari kota pelabuhan Aden menuju provinsi al-Mahra di Yaman timur melalui Ahwar, sebuah kota di provinsi Abyan yang telah berada di bawah kendali al-Qaeda Yaman atau AQAP.

Para tentara tersebut baru saja mengunjungi keluarga mereka di kota Aden dan akan kembali ke markas militer di al-Mahra untuk mengambil gaji. Mereka tidak mengenakan seragam militer saat diserang.

Sumber pejabat dan penduduk mengatakan bahwa tentara yang tertawan kemudian dibawa ke daerah terpencil dan langsung dieksekusi mati.

17 orang tentara lainnya terluka akibat insiden penyerangan ini, beberapa berhasil melarikan diri dan memperoleh pertolongan dari para pemimpin suku setempat.

Sumber militer dan pemerintah Yaman menuduh AQAP berada di balik kekerasan berdarah ini.

"Militan bersenjata al-Qaeda menyerang sekelompok tentara muda yang tengah bepergian dalam tiga kendaraan sipil melalui provinsi Abyan, dan membunuh sekitar 20 dari mereka", kata sumber anonim, seperti dimuat oleh Al-Jazeera.

Namun AQAP yang juga menyebut diri sebagai Ansharusy Syari'ah, kemudian mengeluarkan pernyataan yang membantah telah mendalangi serangan. AQAP menyalahkan kelompok Ali Aqil, sebuah militan bersenjata lokal.

"Kami juga memasuki Ahwar sekitar dua bulan lalu untuk mengejar kriminal ini dan anggota gengnya," kata pernyataan AQAP.

Yaman telah memasuki perang antara ppemerintah sah yang didukung koalisi Arab melawan pemberontak Syi'ah Houthi yang didukung Iran.

Dalam keadaan itu al-Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) dituduh telah memanfaatkan keadaan perang untuk memperluas pengaruh, mencari dukungan dan merekrut anggota baru. (Al-Jazeera/Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.