Mayat aktivis LGBT (foto),
Dua orang, termasuk seorang editor sebuah majalah komunitas LGBT, diparang hingga tewas di ibukota Bangladesh.

Sedangkan korban lain adalah seorang penjaga keamanan di gedung apartemen tempat serangan terjadi. Dimana ia mengalami luka serius.

Serangan terjadi pada hari Senin kemarin di ibukota Dhaka, enam orang penyerang membacok hingga tewas Julhas Mannan dan Tanay Mojumdar.

Mannan adalah editor Rupban, satu-satunya majalah LGBT di negara ini.

"Penyerang tak dikenal memasuki sebuah apartemen di Kalabagan dan membacok dua orang hingga tewas", jelas juru bicara kepolisian Dhaka, Maruf Hossain kepada kantor berita AFP.

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina Hasina, berjanji akan memburu dan mengadili mereka yang bertanggung jawab.

Ia bahkan menuduh kelompok oposisi atau sekutunya, yang disebut sebagai "kelompok bersenjata", berada di balik pembunuhan ini. Namun pihak oposisi telah membantah tuduhan tersebut.

Belum ada tersangka yang ditangkap oleh polisi.

Pembacokan kali ini terjadi hanya dua hari setelah tewasnya seorang profesor dengan cara yang sama di Rajshahi. Serangan itu diklaim oleh dilakukan oleh ISIS.

Parvez Mollah (18 tahun), seorang penjaga keamanan gedung, mengatakan bahwa enam orang penyerang yang berusia antara 25 dan 30 datang ke gedung dengan menyamar sebagai kurir.

"Mereka mengatakan pada saya, bahwa ada beberapa paket untuk Mannan, sehingga saya naik ke apartemennya, tiga dari mereka mengikuti saya ke lantai dua dan menyerang Mannan dengan parang", kata Mollah.

Bangladesh mengalami lonjakan serangan terhadap individu yang dianggap sesat, liberal, sekuler atau yang menyudutkan Islam.

Awal bulan ini, Nazimuddin Samad, seorang mahasiswa hukum berusia 28 tahun, dibacok hingga tewas oleh tiga orang yang mengendarai sepeda motor, ketika ia tengah berjalan kaki dengan seorang temannya di Dhaka.

Tahun lalu, empat blogger Atheis dan penulis sekuler tewas diparang dalam serangkaian aksi pembunuhan. (Al-Jazeera)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.