Pejuang Yaman jebol blokade Houthi terhadap kota Taiz
Juru bicara militer koalisi pimpinan Saudi, Ahmed Asseri, telah menyatakan bahwa pertempuran besar yang melanda Yaman sebentar lagi akan berakhir.

Baru-baru ini, koalisi Arab dan pasukan pejuang Yaman berhasil menembus blokade pemberontak Houthi terhadap kota Taiz, sementara di garis perbatasan Saudi-Yaman menjadi relatif tenang pasca gencatan senjata yang dimediasi oleh suku-suku Yaman.

"Pertempuran besar di Yaman telah mendekati akhirnya... (dan) tahap berikutnya adalah untuk memulihkan stabilitas dan merekonstruksi negara Yaman", jelas Asseri dimuat Reuters yang mengutip dari stasiun TV Al-Arabiya.

Namun belum ada penjelasan lebih lanjut dari Asseri tentang maksud pernyataan tersebut.

Koalisi Arab melakukan operasi Yaman sejak setahun lalu untuk mencegah pemberontak Syi'ah Houthi dan sekutunya (loyalis mantan diktator Abdullah Shaleh) dari upaya menguasai Yaman secara sepihak.

Dalam setahun operasi, koalisi Arab yang mendukung pasukan darat Yaman dan pejuang Sunni berhasil membalik keadaan, mereka telah mengontrol sebagian besar wilayah negara itu.

Menlu Arab Saudi, Adel al-Jubeir, menyampaikan bahwa pembicaraan damai hanya bisa terjadi antara pemerintah Mansour Hadi dan Houthi melalui perantara PBB.

Sementara jubir Asseri telah mengumumkan bulan April nanti sebagai akhir dari operasi utama selama ini.
Ia mengklaim bahwa operasi berhasil "menumpas sebagian besar kemampuan militer pemberontak Houthi dan sekutunya yang telah mengancam negara Yaman dan tetangganya". 

Pertempuran akan diintensifkan koalisi dengan menambahkan sejumlah kecil pasukan darat untuk mendukung pejuang Yaman, serta mengoptimalkan serangan udara yang kuat.

Koalisi merebut kota pelabuhan Aden dari Houthi dan loyalis Abdullah Shaleh pada bulan Juli 2015, lalu kota Ma'rib pada bulan September 2015 serta kota pelabuhan kecil Midi di barat laut pada tahun ini.

Sedangkan pertempuran sengit di kota Taiz selama berbulan-bulan akhirnya berhasil menembus blokade Houthi. Para pejuang setempat menargetkan secepatnya bisa membebas seluruh wilayah kota dari Houthi. 

Pemerintah Yaman akan melakukan pemulihan kondisi kehidupan kota tersebut dan rekonstruksi berbagai fasilitas pemerintahan. 

Kemenangan Taiz disambut meriah oleh para penduduk setempat, yang bukan hanya mengakhiri bencana kemanusiaan oleh pengepungan Houthi, tetapi juga menjadi titik psikologi pasukan pro pemerintah.

Taiz adalah kota terbesar ketiga setelah ibukota Sana'a dan Aden. Mayoritas berpenduduk Islam Sunni. (Reuters/Gulfnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.