Presiden Iran kunjungi Pakistan (AFP)
Presiden Iran Hassan Rouhani, pada hari Sabtu menyatakan bahwa Teheran "tidak ingin mempertahankan ketegangan dengan Arab Saudi" dan merespon positif upaya Pakistan yang mencoba menengahinya.

Berbicara dalam konferensi pers di Islamabad yang menandai akhir kunjungan dua harinya di Pakistan, Rouhani mengatakan Saudi memiliki peran penting dalam dunia Islam dan menekankan pentingnya perundingan.

"Jika ada masalah antara dua negara, maka harus diselesaikan melalui perundingan... Kesepakatan nuklir Iran adalah contoh bagi dunia. Kami telah mengatasi masalah melalui dialog", ujar Rouhani.

Pakistan adalah sekutu utama Arab Saudi serta memiliki garis perbatasan panjang langsung dengan wilayah republik Syi'ah tersebut.

Dalam kunjungan ini, Iran dan Pakistan juga sepakat meningkatkan kerjasama energi dan perdagangan.

Kedatangan Rouhani menjadi pertama baginya melakukan kunjungan kenegaraan ke Pakistan. Di tengah upaya Arab Saudi yang meminta Islamabad untuk meningkatkan partisipasinya dalam aliansi militer negara-negara Sunni yang digagas Saudi.

Saudi menuduh Iran mensponsori gerakan pemberontak Syi'ah Houthi di Yaman melawan pemerintah sah dan melakukan aksi militer merebut ibukota Sana'a.

Riyadh kemudian membentuk koalisi Arab untuk melakukan operasi militer melawan Houthi. Meski menyatakan dukungan, Pakistan menolak menurunkan militernya ke Yaman.

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif pernah mengunjungi Arab Saudi dan Iran pada bulan Januari, menawarkan untuk menengahi antara ketegangan kedua negara. (AP/abcnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.