Kelompok teroris Hezbollah
Perdana Menteri Lebanon yang berasal dari kalangan Sunni, Tammam Salam mendesak pimpinan kelompok teroris Syi'ah Hezbollah, Hassan Nasrallah, untuk berhenti berkomentar buruk terhadap Arab Saudi dan negara Teluk lainnya.

Pernyataam itu muncul dalam acara dialog dengan stasiun televisi Al-Arabiya yang bertema: "Apakah Libanon berkewajiban untuk mengontrol aktivitas Hezbollah?"

Salam memuji posisi Arab Saudi selama ini atas kepedulian terhadap bangsa Lebanon. Ia juga menekankan penguatan Lebanon sebagai sebuah bangsa yang bersatu.

Negara-negara kerjasama Teluk (GCC), telah mengumumkan bahwa gerakan Syi'ah Hezbollah di Lebanon sebagai kelompok Teroris.

Sementara di sisi lain, Arab Saudi "menghukum" pemerintah Lebanon dengan menghentikan bantuan keamanan senilai USD 4 miliar. Nilai sebesar USD 3 miliar yang digunakan untuk membeli paket persenjataan dari Perancis bagi militer Lebanon telah dialihkan untuk militer Saudi sendiri.

Negara-negara Arab bahkan mengeluarkan 'travel warning' ke Lebanon dan meminta warganya untuk keluar dari negara itu.

Arab Saudi menilai pemerintah Lebanon berada di bawah pengaruh Syi'ah Hezbollah. Lebanon juga disebut tidak memihak Arab dalam konflik dengan Iran.

Dalam pernyataannya, Salam memuji peran Saudi, serta dalam hubungan bersejarah antara negara-negara Teluk dengan Lebanon. Ia mengatakan bahwa hubungan tersebut akan tetap kuat dan terus berlanjut.

Ia memuji peran Saudi yang memfasilitasi perjanjian Taif pada 1989, sehingga menjadi langkah penting untuk mengakhiri perang sipil dan membawa kondisi politik Lebanon menjadi stabil/normal.

Puji-pujian ini dianggap sebagai upaya pemerintah Lebanon untuk memperbaiki hubungan dengan Saudi setelah dikucilkan dan dihukum oleh negara-negara Arab.

Namun Salam mengatakan bahwa ia tak bisa menghapus eksistensi teroris Hezbollah dari pemerintahan, karena menurutnya hal tersebut dapat membawa Lebanon dalam konflik. (Al-Arabiya)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.