Ulama ternama Arab Saudi, Syaikh Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni, mendapat serangan tembakan seusai berceramah di wilayah Filipina selatan pada Selasa (1/3).

Aparat setempat berhasil menembak mati seorang pelaku dan menangkap beberapa orang lainnya yang diduga terkait peristiwa penembakan.

Menurut juru bicara kepolisian kota, Helen Galvez, luka tembak tersebut tidak mengancam nyawa al-Qarni. Ulama penulis buku 'La Tahzan' ini dilaporkan mengalami luka tembak di bahu kanan, tangan kiri, dan dada.

Sementara seorang atase dari Kedutaan Saudi di Filipina yang menemani al-Qarni, terluka tembak di bagian kaki.

Pihak Kepolisian Filipina mengatakan bahwa penyerangan terjadi usai al-Qarni berceramah di sebuah universitas.

Seorang laki-laki bersenjata pistol berpeluru kaliber 0.45 inchi tiba-tiba muncul dari kerumunan dan menembak. Polisi yang berada di lokasi langsung melumpuhkan pelaku.

Sedangkan dua orang lain yang sebelumnya terlihat bersama pelaku telah ditahan oleh polisi. Pelaku adalah warga Filipina dan tinggal di Zamboanga.

Seusai kejadian, Syaikh al-Qarni langsung diterbangkan menuju Manila untuk memperoleh perawatan. Pemerintah Arab Saudi mengumumkan mengirim pesawat ke Filipina untuk evakuasi
Dr. al-Qarni menuju Manila.

Di Indonesia nama Dr. Aidh al-Qarni familiar sebagai penulis buku terkenal yang berjudul 'La Tahzan' (jangan bersedih).

Bulan Januari lalu, namanya masuk dalam daftar 17 Ulama Saudi yang menjadi target pembunuhan ISIS di dalam majalah propaganda Dabiq.

Menurut ISIS, 17 Ulama tersebut adalah para "gembong kekafiran" yang mendukung "rezim Thoghut" Arab Saudi.

Wilayah Muslim di Filipina selatan memang dipenuhi oleh berbagai kelompok bersenjata. Selain pemberontak utama seperti kelompok MILF, juga terdapat kelompok-kelompok kecil sempalan yang dikabarkan setia pada ISIS, seperti Abu Sayyaf dan "anshor Khalifah".

Namun polisi Filipina belum bisa memastikan asal-usul pelaku dan motif dilakukannya penyerangan tersebut.

"Kami masih belum tahu dari kelompok mana mereka dan motif penembakan," kata Galvez. (CNN Indonesia/AFP)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.