Pemeriksaan produk Israel oleh petugas Palestina
Pemerintah Otoritas Palestina telah mengumumkan bahwa produk-produk dari lima perusahaan Israel akan dilarang memasuki wilayah pendudukan Tepi Barat.

Keputusan tersebut disebut sebagai respon atas larangan serupa yang dilakukan oleh negara Yahudi.

"Menanggapi keputusan Israel yang melarang masuk ke Yerusalem produk dari lima perusahaan Palestina, (maka) pemerintah memutuskan untuk melarang masuknya produk dari lima perusahaan Israel ke Tepi Barat", sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan kabinet mingguan pada Selasa (22/3).

Larangan ini diklaim akan mulai berlaku efektif secepatnya.

Lima perusahaan yang dilarang Palestina adalah perusahaan susu Tnuva, Strauss dan Tara, perusahaan daging Zoglobeck, serta minuman perusahaan Tapuzina.

Palestina telah sering mengancam untuk memboikot berbagai produk Israel, yang secara total mencapai lebih dari dua pertiga jumlah keseluruhan perdagangan Palestina sebesar USD 6,5 miliar (sekitar Rp 85 triliun) tahun lalu.

Keputusan pada hari Selasa ini, jika diterapkan secara akan menjadi larangan efektif yang pertama, membalas larangan serupa oleh Israel.

Sebelumnya pada awal tahun 2015, Otoritas Palestina di Tepi Barat pernah menyuarakan larangan boikot terhadap produk-produk Israel ketika rezim Benjamin Netanyahu secara sepihak membekukan pencairan dana pajak Palestina senilai USD 127 juta. (Arabnews/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.