Brigadir Jenderal Ahmed Asseri
Latihan militer "North Thunder" yang sedang berlangsung dan digagas Arab Saudi tidak ditujukan sebagai "pesan khusus" bagi Republik Syi'ah Iran.

Menurut Brigadir Jenderal Ahmed al-Asseri, juru bicara koalisi militer Arab, latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan militer.

"Jika Iran (memiliki) interpretasi lain (terhadap North Thunder), maka itu adalah masalah negara tersebut", ujar Asseri.

"Yang jelas, kami akan berusaha untuk menjaga keamanan Kerajaan (Saudi) dan negara-negara Teluk lainnya", lanjutnya, seperti dimuat Arabnews.

Menjawab pertanyaan wartawan di fasilitas militer Raja Khalid, di kota Hafr al-Batin, Asseri menjelaskan bahwa latihan militer sangat penting untuk meningkatkan kemampuan, mobilisasi alutsista Saudi dalam skala besar dan multinasional.

"Tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji kemampuan infrastruktur Saudi dalam (mendukung) operasi multinasional besar-besaran... Hal ini juga menjadi kesempatan antar negara untuk saling memperoleh kemampuan militer lebih dalam menghadapi (ancaman) perang skala besar dan aksi teror. Serta untuk meningkatkan koordinasi antar mitra aliansi", jelas Asseri.

Latihan perang "North Thunder" telah melibatkan 3 matra militer negara-negara yang berpartisipasi, yaitu angkatan darat, laut dan udara.

Asseri membandingkan dengan Amerika Serikat, dengan kekuatan militer terkuat di dunia, tapi saat menyerang Afghanistan juga menggunakan koalisi yang terdiri dari 28 negara. 

"AS bisa saja menyerang sendirian, tapi saat ini adalah eranya berkoalisi. Oleh karena itu, Kerajaan juga akan bekerja dalam koalisi untuk mempertahankan keamanan dan kestabilan kawasan", pungkasnya. (Arabnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.