Ilustrasi pendukung Houthi
Setelah sebelumnya mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Arab Saudi di wilayah perbatasan, kelompok Syi'ah Houthi dilaporkan langsung melanggar kesepakatan tersebut.

Houthi menembakkan beberapa roket yang menyasar provinsi Tawal, di selatan Saudi, pada hari Rabu (9/3).

Menurut laporan Channel Al-Arabiya, roket yang diluncurkan Houthi membunuh satu warga Saudi dan mencederai tiga lainnya, termasuk seorang perempuan. Para korban langsung mendapat pertolongan medis.

Kabar serangan roket Houthi muncul tak lama setelah koalisi Arab pimpinan Saudi menyatakan bahwa sejumlah pemuka Kabilah/suku di Yaman ingin mewujudkan "kondisi tenang" (semacam gencatan senjata) di perbatasan, sehingga memungkinkan pengiriman bantuan medis ke berbagai desa.

Pada hari Selasa (8/3), wakil Houthi tiba di Saudi untuk membicarakan kelanjutan perang Yaman. Tak lama kemudian muncul kesepakatan gencatan senjata di perbatasan dan pertukaran tawanan.

Sementara koalisi Arab juga melancarkan serangan terbarunya, menyasar sejumlah kamp milik pemberontak Houthi di ibukota Sana'a. Setelah sebelumnya sempat menghentikan serangan selama lebih dari seminggu.

Sebuah ledakan menghantam kamp militer al-Haffa milik Houthi yang terletak di Sana'a bagian selatan.

Pasukan pro pemerintah Yaman, yang berasal dari kelompok mayoritas Sunni, terus merangsek menuju ibukota Yaman yang dicaplok pemberontak Syi'ah sejak September 2014.

Kawasan Fardhat Nahm, yang terletak sekitar 60 km dari Sana'a, baru-baru ini berhasil direbut dari Houthi. (Al-Arabiya/CNN Indonesia)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.