Bendera bertulis lafadz Tauhid Saudi
Kerajaan Arab Saudi telah menegaskan kepada dewan HAM PBB bahwa negaranya tidak akan menerima rekomendasi apapun yang bertentangan Syari'at Islam.

Faisal bin Hassan Trad, duta besar Saudi bagi PBB dan organisasi internasional lain di Jenewa, memberikan pernyataan tersebut dalam pertemuan badan HAM yang juga dihadiri oleh Heiner Bielefeldt, seorang pemantau khusus tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Faisal mengatakan bahwa hukum Islam menjunjung tinggi hak-hak semua manusia dan sistem hukum Arab Saudi juga menjamin kebebasan beragama.

Ia menegaskan jika Islam telah mengajarkan mengenai "tidak ada paksaan dalam agama", seperti dikutip kantor berita SPA.

"Arab Saudi adalah tanah suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Lebih dari 10 juta Muslim datang ke Kerajaan untuk melakukan ibadah Haji dan Umrah, sedangkan non-Muslim datang ke sana untuk berbisnis atau perdagangan dengan di bawah suatu perjanjian", jelas Faisal.

Menurutnya, hukum negara Saudi telah memastikan bahwa setiap orang (non Muslim/kafir) memiliki kebebasan dan hak untuk beribadah di tempat khusus yang diizinkan atau di tempat misi diplomatik mereka.

Dan sudah lumrah jika rumah-rumah maupun kediaman milik orang lain yang dianggap sebagai tempat penting, tidak bisa sembarangan dimasuki kecuali diizinkan pemiliknya atau telah diatur dengan persyaratan hukum tertentu.

Hukum Saudi sendiri telah menetapkan bahwa memasuki kediaman pribadi hanya bisa terjadi dengan izin terlebih dahulu dari Biro Investigasi dan Penuntutan Umum.

Sehingga semua orang yang tinggal di Kerajaan harus mematuhi hukum negara dan menghormati adat dan tradisi setempat (khususnya hukum Islam).

Ia mengkritik Bielefeldt yang dinilai tak responsif terhadap berbagai kasus diskriminasi dan pelecehan terhadap agama lain di berbagai negara.

"Kami berharap pelapor (Bielefeldt) juga membuat rekomendasi kepada negara lain tentang kewajiban mereka untuk menyusun undang-undang yang menghukum perbuatan melecehkan terhadap hak-hak dan keyakinan orang lain", ujarnya.

Faisal mendesak Bielefeldt mengkritik dan mengecam siapa saja yang mendiskriminasikan Islam dan umat Muslim, terutama mereka yang menyerukan diusir dan dilarangnya Islam dari negara-negara tertentu, serta pelaksanaan keyakinan agamanya. (Arabnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.