ISIS Yaman
Tiga pengebom bunuh diri menyerang pos pemeriksaan keamanan di kota Aden Yaman selatan, pada Jum'at (25/3), bertepatan dengan setahun operasi koalisi Arab melawan pemberontak Syi'ah Houthi.

Menurut sumber keamanan dan warga setempat yang dikumpulkan Reuters, serangan bom bunuh diri membunuh sedikitnya 26 orang. Puluhan orang lainnya juga terluka dalam 3 serangan.

ISIS kembali mengaku bertanggung jawab atas rangkaian serangan yang ingin menyasar basis militer koalisi.

Pada satu lokasi ledakan, sebuah ambulans penuh dengan bom diledakkan saat tiba di dekat sebuah pos pemeriksaan militer di daerah Burqa, barat laut kota Aden. Ledakan ini membunuh sekitar 14 orang tentara dan warga sipil.

Dua bom lainnya menghantam pos pemeriksaan di markas yang digunakan oleh koalisi Sunni Arab. Sumber-sumber keamanan menyatakan bahwa setidaknya 12 orang terbunuh, namun tidak ada laporan terdapat tentara koalisi ikut menjadi korban.

Nizar Anwar, juru bicara pemerintah daerah Aden, mengatakan jika pembom bunuh diri ingin menargetkan basis komando pasukan koalisi, tetapi berhasil dicegah oleh pejuang lokal yang menjaga pos pemeriksaan sebelum mencapai target.

"Lebih dari 20 orang terbunuh, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil", kata Anwar dalam sebuah pernyataan.

Amaq, sebuah pusat berita yang berafiliasi dengan ISIS, mengklaim bahwa cabang mereka di Yaman berhasil melakukan tiga serangan dan membunuh 27 orang.

Ledakan ini mengakhiri ketenangan kota Aden yang sejak Juli 2015 lalu berhasil dibersihkan dari pemberontak Syi'ah Houthi dan sekutunya, oleh pejuang lokal dan pasukan pro pemerintah yang didukung koalisi Arab. (Reuters)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.