Dukungan warga Idlib bagi Jabhah Nushrah
Perjanjian gencatan senjata yang dibuat Amerika Serikat dan Rusia mulai berlaku pada hari Sabtu. Namun gencatan senjata tidak akan melibatkan kelompok Jabhah Nushrah (JN) yang berafiliasi dengan al-Qaeda karena masuk dalam daftar 'kelompok teroris' menurut PBB bersama dengan ISIS di Suriah.

JN telah menarik mundur anggotanya dari markas-markas dan checkpoint utama di provinsi Idlib. Alasan penarikan mundur adalah untuk mencegah diserangnya pemukiman warga oleh pesawat Rusia dan Assad dengan dalih sedang "memerangi al-Qaeda".

"JN memutuskan untuk menarik pejuangnya dari kota untuk menghindari dijadikan alasan pembenar menyerang rakyat Suriah dengan dalih memerangi al-Qaeda", ujar Abu Salah, seorang hakim Syar'i kelompok tersebut.

Wilayah yang ditinggalkan diserahkan pada kelompok oposisi lainnya seperti Ahrar Syam maupun grup-grup FSA.

Sementara itu pemimpin Jabhah Nushrah, Abu Muhammad al-Jaulani, muncul dalam suatu rekaman audio. Al-Jaulani menyatakan bahwa "perundingan sebenarnya bagi Suriah adalah medan jihad".

Ia menolak segala upaya asing seperti Barat dan PBB yang mengadakan perundingan Jenewa. Menurutnya, Arab memiliki pengalaman buruk dengan PBB jika melihat kembali sejarah di Afghanistan dan Irak.

Al-Jaulani menyebut bahwa Barat sama sekali tidak peduli tentang pembantaian rakyat Suriah oleh Assad dan Rusia.

"Barat tidak peduli terhadap pembantaian dan segala bentuk kekejaman pada warga sipil Suriah yang dilakukan oleh Assad dan sekutunya", kata al-Jaulani.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sejati Revolusi Suriah terwujud ketika Assad dan rezimnya berhasil ditumbangkan.

Al-Jaulani mengingatkan kembali kepada semua orang yang mulai berpaling dari pertempuran menuju perundingan tentang kejahatan rezim Assad sehingga menyebabkan meletusnya perlawanan.

"Apakah anda lupa pengorbanan Suriah? Apakah anda lupa anak-anak yang tenggelam? Dan apakah anda telah lupa pada mereka yang dibantai oleh Assad dan sekutu-sekutunya?", katanya. (Orient-news/Syriadirect)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.